Kompas.com - 21/08/2014, 11:51 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu berbincang dengan pedagang Pasar Klewer dan memborong bermacam produk batik dan asesorisnya di Pasar Klewer, Solo, Senin (23/6/2014). KOMPAS/NELI TRIANAMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu berbincang dengan pedagang Pasar Klewer dan memborong bermacam produk batik dan asesorisnya di Pasar Klewer, Solo, Senin (23/6/2014).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan ekonomi kreatif mendorong industri di bidang ini berlomba-lomba memberikan dan mempertahankan kualitas. Padahal di mata Direktur Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya Kemenparekraf, Ahman Sya, hal tersebut tidaklah cukup.

"Muara ekonomi kreatif itu adalah kesejahteraan hidup, maka tak cukup kalau kita hanya berbicara soal kualitas. Parameter ini sudah sangat biasa dan dipakai oleh hampir semua orang di mana pun," katanya di Jakarta, Rabu (20/8/2014).

Maka dari itu perlu elemen lainnya yang harus diterapkan para pelaku industri bidang ekonomi kreatif dalam menentukan parameter. "Bukan lagi kualitas tapi harus super kualitas, super efisien, memiliki daya jual, dan juga visioner," ujar Ahman.

Menurut Ahman, hal ini perlu karena memiliki korelasi dengan visi manajemen modern yang mengedepankan sumber daya manusia (SDM) produktif yang andal dengan landasan budaya kokoh.

"SDM produktif haruslah dapat menempatkan budaya sebagai sumber inspirasi. Di sini yang berperan adalah pikiran karena modal dasar ekonomi kreatif adalah otak manusia. Jadi mana mungkin hanya kualitas saja yang perlu diperhatikan," tutupnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X