Kompas.com - 03/09/2014, 15:08 WIB
Sejumlah wisatawan asing tiba di Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sea Princes, Senin (11/8/2014). Sebanyak 1900 wisatawan asing dari Singapura melakukan perjalanan ke Indonesia meliputi Lombok, Makassar, Semarang, dan Bali. TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTYAWANSejumlah wisatawan asing tiba di Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sea Princes, Senin (11/8/2014). Sebanyak 1900 wisatawan asing dari Singapura melakukan perjalanan ke Indonesia meliputi Lombok, Makassar, Semarang, dan Bali.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia berencana mengembangkan wisata kapal pesiar sebagai upaya mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

"Tahun ini yang menjadi target pengembangan wisata cruise adalah Tanjung Benoa (Bali), Tanjung Mas (Semarang), Tanjung Puting (Kumai), dan juga Tanah Ampo (Bali)," tutur Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu di Jakarta, baru-baru ini.

Saat ini sedang dipersiapkan berbagai hal pendukung untuk pengembangan wisata cruise, diantaranya persiapan dan promosi destinasi yang akan dikunjungi kapal pesiar, dan yang paling penting ialah kesiapan pelabuhannya.

"Segala halnya harus siap, ini yang harus dicatat. Mereka yang sudah merencanakan melakukan destinasi wisata kapal pesiar itu sudah booking selama 2 tahun. Jadi pasti persiapan dan rencananya sudah sangat matang. Mereka sudah tahu tujuan, mau kemana saja dan nanti singgah di mana saja. Di saat itu kita sebagai tempat yang dikunjungi harus siap atas kedatangan mereka," ungkapnya.

Selain pengembangan untuk wisata kapal pesiar, masih ada beberapa langkah strategis untuk mendatangkan wisman ke Indonesia agar mendatangkan devisa yang lebih tinggi.

"Yang sedang digalakkan ialah strategi untuk menonjolkan pariwisata minat khusus sebagai langkah strategisnya, di sisi lain kita harus melihat bagaimana kualitas wisman yang datang. Keberhasilan pendatangan wisman ke sini tak bisa kalau hanya diukur dari tingginya kunjungan wisman tapi juga kualitas wisman yang datang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.