Tips Pelesir Menggunakan Kapal Pesiar Bersama Turis Lansia

Kompas.com - 07/09/2014, 15:32 WIB
Turis dari Eropa yang menggunakan kapal pesiar Minerva tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2013). Turis yang berkunjung ke Jawa Tengah diperkirakan meningkat seiring dengan banyaknya kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas. Pada tahun 2011 terdapat 17 kapal pesiar yang bersandar dan tahun 2013 diperkirakan naik menjadi 26 kapal. Kunjungan singkat selama satu hari untuk berwisata di Borobudur dan Museum Kereta Api Ambarawa. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASATuris dari Eropa yang menggunakan kapal pesiar Minerva tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/1/2013). Turis yang berkunjung ke Jawa Tengah diperkirakan meningkat seiring dengan banyaknya kapal pesiar yang akan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas. Pada tahun 2011 terdapat 17 kapal pesiar yang bersandar dan tahun 2013 diperkirakan naik menjadi 26 kapal. Kunjungan singkat selama satu hari untuk berwisata di Borobudur dan Museum Kereta Api Ambarawa.
Penulis Michael
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Dengan begitu banyak pilihan menarik, pesiar telah menjadi cara populer bagi keluarga besar untuk terhubung. Pesiar multi-generasi sangat populer, membolehkan kakek nenek, orangtua dan anak-anak untuk menikmati pengalaman berkesan. Berwisata dengan kapal pesiar sangat populer untuk lansia.

“Wisata pesiar adalah pilihan bagus untuk para lansia karena mereka bisa berbuat banyak atau sedikit sesuka mereka, tergantung tingkat kebisaan mereka,” kata Ronald Pettite, spesialis senior untuk akses dengan Royal Caribbean International.

Memilik anggota keluarga yang mengidap demensia, Alzheimer, penyakit Parkinson atau gangguan mobilitas tidak berarti pesiar tidak dapat dilakukan. Kebanyakan perusahaan pesiar akan bekerja untuk mengakomodasi kebutuhan anda sehingga semua orang mendapat liburan yang menyenangkan. Pettite menawarkan saran wisata untuk orang yang berpergian dengan orang tercinta.

Merencanakan Perjalanan Anda

Durasi. Pertimbangkan jangka waktu yang anda habiskan di kapal pesiar. Anda mungkin ingin mengambil pesiar tiga atau empat malam daripada memesan perjalanan panjang untuk melihat bagaimana keadaan orangtua anda. Jika semua berjalan lancar, pesiar yang lebih panjang mungkin dapat dilakukan di masa depan.

Ukuran kapal. Beberapa pelancong lebih memilih kapal kecil karena hanya akan lebih sedikit tempat untuk diingat atau dikunjungi oleh para penderita gangguan ingatan. Namun, Pettite telah sukses dengan para pelancong yang berwisata dengan kapal besar.

Staf yang tanggap. Saat pemesanan, beri tahu perusahaan pesiar di awal bahwa seseorang dengan kebutuhan khusus akan naik. Kapal pesiar didesain untuk mengakomodasi orang dengan cacat menengah, tapi menyatakan kebutuhan anda di awal adalah cara terbaik agar pekerja di kapal dapat membantu anda. Kebanyakan kapal menawarkan kamar dengan pintu lebih lebar, kamar mandi dengan shower dan pegangan, demikian juga dengan fasilitas lain yang mengakomodasi tamu yang menggunakan kursi roda. Beberapa kapal bahkan menyediakan pintu masuk otomatis ke dalam kamar.

TRIBUN JATENG/WAHYU SULISTYAWAN Sejumlah wisatawan asing tiba di Tanjung Emas Semarang dengan menggunakan kapal pesiar MV Sea Princes, Senin (11/8/2014). Sebanyak 1900 wisatawan asing dari Singapura melakukan perjalanan ke Indonesia meliputi Lombok, Makassar, Semarang, dan Bali.
Pesan di awal. Anda mungkin ingin memesan perjalanan anda jauh di awal untuk memastikan anda mendapat kamar di sebelah atau seberang orangtua anda. Kamar sambung juga tersedia, yang memberikan anda privasi, dan sekaligus akses ke orangtua yang membutuhkan perhatian anda.

Pilih lokasi kamar. Pettite menyarankan memilih kamar yang gampang diakses, seperti di ujung lorong, atau dekat dengan area yang akan anda gunakan selama pesiar, seperti tempat makan atau kolam. Hampir semua perusahaan pesiar memiliki denah kapal di situs mereka, jadi sebelum anda memesan, pertimbangkan aktifitas yang akan anda dan orangtua anda lakukan, dan gunakan itu untuk memilih kamar yang gampang diakses.

Bawa obat dan resep. Jika orangtua anda meminum obat, pastikan membawa stok yang cukup selama perjalanan. Juga merupakan ide yang bagus untuk membawa resep tertulis untuk jaga-jaga. Informasi ini dapat membantu dokter kapal jika dibutuhkan tindakan medis darurat.

Naik ke Kapal

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X