Kompas.com - 07/09/2014, 21:16 WIB
Beberapa tanaman hias yang dijual di Kawasan Agrowisata Cihideung, Jawa Barat. KOMPAS.COM/DHANANG DAVID ARITONANGBeberapa tanaman hias yang dijual di Kawasan Agrowisata Cihideung, Jawa Barat.
|
EditorI Made Asdhiana
KETIKA memasuki usia senja, rata-rata orangtua sudah tidak memiliki banyak kesibukan. Mereka biasanya mencari kegiatan lain untuk mengisi waktu luang. Salah satu kegiatannya adalah merawat tanaman hias atau berkebun. Bagi anda yang memiliki orangtua dengan hobi merawat tanaman hias, nampaknya anda harus mengajak mereka ke Kawasan Agrowisata Cihideung, Kecamatan Parongpong, Bandung Barat, Jawa Barat.

Tidak sulit untuk menemukan Kawasan Agrowisata Cihideung ketika anda sudah memasuki daerah Cihanjuang. Sepanjang jalan dari Cihanjuang, anda dapat melihat pemandangan berupa perkebunan warga. Anda hanya perlu mengikuti papan petunjuk jalan menuju Cihideung hingga sampai ke lokasi tujuan.

KOMPAS.COM/DHANANG DAVID ARITONANG Beberapa contoh bunga yang dijual di kawasan Agrowisata Cihideung, Jawa Barat.
Sebuah gapura bertuliskan “Selamat Datang di Agrowisata Cihideung” menjadi tanda bahwa anda sudah tiba di kawasan tersebut. Ketika memasuki gapura, anda akan melihat beraneka ragam tanaman hias yang dijajakan di depan rumah warga. Sebagian besar warga di desa ini memiliki profesi budidaya tanaman hias. Udara sejuk khas dataran tinggi nampaknya sangat cocok dengan profesi yang mereka geluti. “Saya sudah berjualan di bunga di sini dari tahun 80-an. Bunga yang dijual juga bermacam-macam seperti mawar, anggrek, lavender, dan sebagainya,” tutur Lilis, salah satu penjual tanaman hias.

Beberapa pot bunga dengan warna-warna yang indah dipandang. Kisaran harga bunga yang dijual dari Rp 5.000 hingga Rp 200.000. Selain menjual tanaman hias, pengunjung juga dapat melihat-lihat bagaimana proses pembibitan serta perawatan tanaman hias tersebut. “Meski ditanam di dataran tinggi, beberapa tanaman hias yang dijual di sini juga mampu beradaptasi dengan udara panas perkotaan,” ucap Lilis.

KOMPAS.COM/DHANANG DAVID ARITONANG Gapura yang terpampang di Kawasan Agrowisata Cihideung, Jawa Barat.
Lilis menjelaskan, tanaman yang mampu hidup di perkotaan seperti mawar dan anggrek. Meski demikian, ada juga tanaman memang hanya cocok ditanam di dataran tinggi, seperti lavender. Sebaiknya pengunjung menanyakan ke penjual tentang jenis tanaman apa saja yang cocok dengan daerah tempat anda tinggal. “Selain menyediakan tanaman, kita juga menyediakan perlengkapan lain seperti pot bunga dan pupuk,” jelas Lilis.

Untuk masuk ke kawasan Agrowisata Cihideung ini anda tidak dipungut biaya. Kawasan ini buka dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00 WIB setiap harinya. Udara yang sejuk khas pedesaan serta keindahan tanaman hias seperti ini dapat memanjakan orangtua anda dan tentunya jarang anda jumpai di daerah perkotaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Menparekraf Sandiaga Ajak Pemimpin ASEAN Kerja Sama dalam Menyambut Turis Asing

Travel Update
Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Baju Adat Gorontalo, Pakaian Menparekraf Sandiaga saat Penyerahan Bantuan Kemenparekraf

Jalan Jalan
5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

5 Oleh-oleh Kesenian Khas Bandung, Wayang Golek hingga Angklung

Jalan Jalan
Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Mal Taman Anggrek Pecahkan Rekor Muri, Layani Vaksinasi Covid-19 dengan Peserta Terbanyak

Travel Update
Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

Jadi Salah Satu Surga Destinasi #DiIndonesiaAja, Berikut 5 Hal yang Dirindukan Wisatawan Saat Traveling ke Bali

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.