Kompas.com - 08/09/2014, 15:24 WIB
EditorI Made Asdhiana

”Festival ini sangat menghibur dan bisa mengenalkan kebudayaan Dayak kepada anak- anak,” kata Heri (37), warga Jalan Tjilik Riwut Km 7, yang datang bersama istri dan kedua anaknya.

Wisata berbasis sungai

Festival Bantaran Sungai Kahayan II digelar untuk melestarikan kebudayaan Dayak dan menarik minat wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Dalam pembukaan festival di kawasan Flamboyan, yaitu di tepi Sungai Kahayan, Jumat
pagi, Wali Kota Palangkaraya Riban Satia berharap potensi sungai wisata dikembangkan.

”Kawasan Flamboyan di tepi Sungai Kahayan ini bisa dijadikan tempat wisata. Memang fasilitas dan akses jalan masih perlu diperbaiki, warga setempat juga perlu dilibatkan,” kata Riban.

Sungai Kahayan adalah salah satu dari 11 sungai besar yang ada di Kalteng. Panjang sungai ini 600 kilometer, lebar sekitar 450 meter, dengan kedalaman sekitar 7 meter. Sungai yang berkelok-kelok itu berhulu di Kabupaten Gunung Mas,
melintasi Kabupaten Pulang Pisau, dan Kota Palangkaraya, kemudian bermuara di daerah Bahaur, Kabupaten Pulang Pisau.

Suku Dayak sebagai penduduk asli Kalteng banyak bermukim di sepanjang daerah aliran sungai itu dan menggantungkan hidupnya dari kekayaan alam di sekitarnya. Dari interaksinya dengan alam itu, lahirlah aneka kebudayaan yang mencerminkan kearifan lokal bagaimana hidup berdampingan dengan alam.

Pembukaan festival dimeriahkan oleh tari Kahanjak Atei yang ditarikan dua penari laki-laki dan tiga penari perempuan. Kahanjak Atei berasal dari bahasa Dayak Ngaju yang berarti kegembiraan hati. Tarian itu menggambarkan suasana sukacita dan keceriaan masyarakat suku Dayak Ngaju dalam suatu perhelatan adat. Dalam perhelatan adat itu, disajikan pula tarian pergaulan yang disebut Tasai atau Manasai, diiringi tetabuhan tradisional Pukul Gandang Garantung yang dinamis.

Pegiat Seni Kota Palangkaraya, Benny M Tundan, mengharapkan festival semacam itu terus diadakan secara rutin. ”Event kebudayaan ini bisa menjadi produk unggulan dari Kota Palangkaraya yang dikenal secara nasional dan internasional,” kata Benny.

City Manager of Oak Ridge, Tennessee, Amerika Serikat, Mark S Watson, yang sedang berkunjung ke Palangkaraya dalam rangka pengembangan tata kelola perkotaan, mengagumi indahnya kesenian dan tarian suku Dayak. ”Saya terkesan dengan tari-tarian suku Dayak,” kata Mark.

Menurut dia, wisata alam dan kebudayaan di Palangkaraya merupakan potensi pariwisata yang masih tertidur sehingga perlu dibangun dan dikembangkan. (Megandika Wicaksono)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Survei Google: Minat Wisata Warga Indonesia Saat Ini Lebih Tinggi Dibanding 2019

Travel Update
Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Perayaan HUT ke-266 Kota Yogyakarta Targetkan 1 Juta Wisatawan

Travel Update
Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Desa Wisata Hanjeli, Tawarkan Eduwisata Pangan yang Hampir Punah

Jalan Jalan
Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Tren Pariwisata Indonesia Menurut Google, Healing Jadi Kata Populer

Travel Update
Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Wisata Sekaligus Olahraga, Cara Jitu Nikmati Indahnya Labuan Bajo

Travel Update
5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

5 Tips ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta

Travel Tips
Seharian di Blok M, Main ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Seharian di Blok M, Main ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.