Kompas.com - 08/09/2014, 16:36 WIB
Wisatawan mengunjungi Museum Mulawarman di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (3/9/2014). Museum ini menyimpan sebagian koleksi Kesultanan Kutai Kartanegara. Namun, sebagian pengunjung merasa museum ini kurang menarik dan kurang interaktif dalam menampilkan koleksinya. KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYAWisatawan mengunjungi Museum Mulawarman di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu (3/9/2014). Museum ini menyimpan sebagian koleksi Kesultanan Kutai Kartanegara. Namun, sebagian pengunjung merasa museum ini kurang menarik dan kurang interaktif dalam menampilkan koleksinya.
EditorI Made Asdhiana
TENGGARONG, KOMPAS — Bupati Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rita Widyasari mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur agar pengelolaan Museum Mulawarman di Tenggarong diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Rita beralasan agar Museum Mulawarman lebih menarik minat masyarakat.

”Banyak keluhan, kekurangan, dan hal-hal yang harus diperbaiki di museum itu, tetapi kami yang selalu disalahkan. Padahal, status Museum Mulawarman milik provinsi. Sudah beberapa kali saya meminta agar status museum itu diberikan kepada kami untuk kami kelola, tetapi belum diserahkan,” ungkap Rita, Kamis (4/9/2014), di Tenggarong, Kalimantan Timur (Kaltim).

Museum yang berada di tepian Sungai Mahakam, Kota Tenggarong, itu kurang memberi kesan. Begitu masuk, tidak ada pemandu yang mengarahkan dan mendampingi. Informasi tertulis yang menerangkan koleksi juga minim. Bahkan, banyak koleksi yang tak ada penjelasan tertulisnya.

Parlin (25), warga Jakarta, yang kemarin mengunjungi museum ini, kecewa. Menurut dia, Museum Mulawarman kurang fokus menampilkan ciri khasnya, yakni koleksi Kesultanan Kutai Kartanegara. Ada koleksi yang tidak perlu ditampilkan, misalnya replika Candi Borobudur.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Pemerintah Provinsi Kaltim Adiyat membenarkan, Kutai Kartanegara sudah beberapa kali meminta Museum Mulawarman untuk dialihkan statusnya. Ia pun memahami bahwa banyak keluhan masyarakat atas museum ini. Namun, status museum ini masih di bawah Pemprov Kaltim. ”Kami coba mendiskusikan ini dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kaltim,” ucap Adiyat. (PRA)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

5 Tips Berkunjung ke Wisata Deles Indah Klaten, Jangan Bawa Makanan

Travel Tips
Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Jangan Kecele, Dusun Semilir Bawen Tutup Sementara Saat Hari Libur

Travel Update
Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Sensasi Memberi Makan Jerapah dengan Tumpeng Sayur dan Buah di Taman Safari Prigen

Travel Update
Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Rute Menuju Wisata Deles Indah Klaten, Awas Jalan Rusak

Travel Tips
Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Wisata Deles Indah Klaten, Bisa Lihat Kawah Gunung Merapi

Jalan Jalan
Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Tempat Wisata Bantul Tutup, Banyak Wisatawan Kecele dan Harus Putar Balik

Travel Update
Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Pendakian Gunung Slamet Via Bambangan Purbalingga Tutup Seminggu, Kenapa?

Travel Update
5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

5 Hotel di Indonesia Masuk Daftar 25 Hotel Terbaik Se-Asia 2021

Travel Update
Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Obyek Wisata di Bantul Dibersihkan Selama Penutupan Sementara

Travel Update
Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Work From Bali Dinilai Beri Dampak Positif ke Pariwisata Lombok

Travel Update
Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Maskapai Belanda KLM Berencana Layani Penerbangan ke Bali

Travel Update
J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

J Hotel Shanghai Tower, Hotel di Gedung Tertinggi China Telah Dibuka

Travel Update
Ada Festival Indonesia di Kota Aurons, Perancis, Seperti Apa?

Ada Festival Indonesia di Kota Aurons, Perancis, Seperti Apa?

Travel Update
7 Tempat Wisata di Bantul yang Tutup Tiap Akhir Pekan, Ada Pantai Parangtritis

7 Tempat Wisata di Bantul yang Tutup Tiap Akhir Pekan, Ada Pantai Parangtritis

Travel Update
Jadwal KA Argo Bromo Anggrek Jurusan Jakarta-Surabaya PP Juni 2021

Jadwal KA Argo Bromo Anggrek Jurusan Jakarta-Surabaya PP Juni 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X