Kompas.com - 09/09/2014, 13:36 WIB
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Wisatawan Tiongkok menikmati liburan wisata ke Bali sebanyak 330.172 orang selama tujuh bulan periode Januari-Juli 2014, meningkat 45,78 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya tercatat 226.494 orang.

"Peningkatan yang signifikan itu menjadikan Tiongkok naik peringkat menempati urutan kedua terbanyak memasok turis ke Bali setelah Australia," kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali, Panasunan Siregar di Denpasar, Minggu (7/9/2014).

Panasunan mengatakan, Negara Tirai Bambu yang tadinya berada pada peringkat kelima kini berhasil melampaui Malaysia dan Jepang.

Dengan demikian Tiongkok mampu memberikan kontribusi sebesar 15,80 persen dari total wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali sebanyak 2,06 juta orang.

Panasunan Siregar menjelaskan, sebagian besar wisatawan Tiongkok itu datang melalui Bandara Ngurah Rai dengan menumpang pesawat yang terbang langsung dari negaranya. "Hanya 43 orang yang tercatat melalui pelabuhan laut dengan menumpang kapal pesiar," katanya.

Pengamat Pariwisata Bali, Tjokorda Gde Agung menambahkan, Bali belakangan ini menjadi daerah favorit bagi wisatawan Tiongkok karena masyarakat negeri itu terutama generasi mudanya semakin ramai ke Pulau Dewata.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Siswi sekolah dasar berlatih menari di sela-sela acara pemberian beasiswa secara simbolik oleh Bank International Indonesia di Wantilan Kertayasa, Desa Bona, Kecamatan Belahbatu, Gianyar, Bali, Sabtu (15/6/2013).
Selain turis Tiongkok, masyarakat internasional secara keseluruhan juga bertambah yang melakukan perjalanan wisata ke Bali selama tujuh bulan pertama 2014 sebesar 16,66 persen dari 1,79 juta orang menjadi 2,08 juta orang.

Faktor utama yang mendorong peningkatan kunjungan wisman antara lain, rasa aman dan nyaman, keunikan seni budaya Bali serta adalah pembangunan infrastruktur di berbagai lokasi seperti jalan Tol Bali Mandara, sehingga kemacetan lalu lintas dan polusi berkurang.

Selain itu berhasilnya pelaksanaan pertemuan pemimpin dunia dalam APEC 2013, dan hal itu memberikan berdampak positif pada pertumbuhan kunjungan wisman ke Bali.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah informasi peningkatan pendapatan turis asal Australia memberikan kesempatan lebih besar untuk berwisata ke Pulau Dewata. Demikian juga kondisi perekonomian Asia mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisman ke Bali.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.