Kompas.com - 11/09/2014, 15:43 WIB
- -
Penulis advertorial
|
Editoradvertorial

Sudah punya rencana untuk akhir pekan? Jika Anda bosan menghabiskan akhir pekan Anda dengan hanya belanja di mall, Anda bisa mencoba wisata alam. Salah satu tempat wisata yang bisa Anda kunjungi adalah Kawah Putih Ciwidey.

Kawah putih yang berada di kawasan Bandung  ini telah lama menjadi tujuan favorit di antara macam-macam tempat wisata di Bandung. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan yang luar biasa cantik. Kawah dengan warna putih kehijauan dan kabut yang mengepul di atasnya, ditambah dengan pepohonan tanpa daun di sekitar kawah tentunya akan menjadi sebuah pemandangan mirip di luar negeri.

Kawah putih cocok dikunjungi bersama teman, keluarga ataupun kekasih. Meskipun kawah putih bukan tempat wisata yang baru, namun daya tariknya tak pernah menurun. Karena keindahannya, kawah dari Gunung Patuha ini seringkali dijadikan lokasi pemotretan untuk prewedding dan juga pengambilan gambar untuk film.

Jika melihat ketenarannya saat ini, mungkin tak ada yang menyangka jika kawasan ini dulunya dianggap angker. Hal ini dikarenakan dahulu tak ada satu pun burung yang terbang di atas kawasan ini, kalaupun ada yang terbang melintasinya, burung tersebut akan mati.

Sampai pada 1837, Dr. Franz Wilhelm Junghuhn yang merupakan seorang ahli botani mencari penyebab matinya burung-burung tersebut. Dr. Junghuhn naik ke atas gunung dan menemukan sebuah kawah cantik dengan bau belerang menyengat. Kandungan belerang inilah yang membuat burung-burung tersebut mati. Mulai saat itu, keindahan kawah putih tersebar dari mulut ke mulut warga setempat sehingga semakin banyak orang yang ingin tahu dan membuktikan kebenarannya.

Saat ini, Kawah Putih Ciwidey menjadi salah satu tempat wisata andalan di Jawa Barat. Selain berfoto dengan latar pemandangan kawah putih, Anda juga bisa membawa peralatan melukis Anda dan memindahkan keindahan kawah putih ini ke atas kanvas, menarik ya?

Karena berada di dataran tinggi, suhu udara di kawah putih ini bisa mencapai 8 derajat Celcius. Jangan lupa membawa jaket dan pakaian tebal untuk menghangatkan tubuh. Selain itu, karena bau belerang yang tajam maka Anda wajib memakai masker penutup mulut. Tak perlu khawatir jika Anda lupa membawa masker, ada banyak penjual masker di sekitar lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih belum puas? Ciwidey merupakan daerah yang memiliki potensi wisata yang besar. Setelah menikmati pemandangan kawah putih, Anda bisa beristirahat sejenak di perkebunan stroberi. Di Kampung Strawberry Ciwidey yang berada tak jauh dari lokasi kawah putih, Anda bisa memetik buah ini seperti di kebun sendiri. Stroberi segar ini dihargai antara Rp 35.000 – Rp 70.000 per kilogram dan bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh. (adv)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.