Kompas.com - 12/09/2014, 09:49 WIB
EditorI Made Asdhiana
PIZA, lasagna, spageti, hingga tiramisu terhampar dengan tampilan serba provokatif. Siapa sangka semuanya terbuat dari bahan nabati mentah dan minim pemanasan. Cita rasa sajian ini pun membongkar persepsi memori kita yang lesu tentang makanan mentah.

Perjalanan mencari Fivelements Puri Ahimsa adalah petualangan tersendiri. Pusat penyembuhan (healing centre) ini berada di kawasan Mambal, Badung, Bali. Setelah melewati jalan kecil berliku yang membelah hamparan sawah dan perkampungan, tampak sebuah kompleks bangunan dari bambu dikepung taman asri yang mengantarkan aura tenteram.

Restoran Fivelements merupakan salah satu restoran raw food (makanan mentah) berbasis nabati atau vegan di Bali yang berkreasi dengan pendekatan gourmet atau serba berestetika. I Made Runatha (56), kepala juru masak di restoran ini, mendalami seni meracik makanan mentah secara gourmet setelah menempuh pendidikan di The Living Light Culinary Institute di Fort Bragg, California, Amerika Serikat, enam tahun lalu.

Chef Made bersama timnya kemudian meracik hidangan di dapur berjendela kaca yang bisa terlihat dari areal restoran. Seperti prinsip raw food yang lazim, hidangan haruslah diracik dari bahan pangan nabati hasil pertanian organik lokal, yaitu tidak menggunakan pupuk kimia, benih rekayasa genetika, dan pestisida kimia. Bahan pangan pabrikan seperti terigu, gula, dan perasa buatan juga tidak disertakan. Ketika sebagian makanan memerlukan pemanasan, dibatasi tidak melebihi 48 derajat celsius sehingga enzim dan nutrisi relatif tetap terjaga.

Petang itu, Chef Made menyajikan sembilan menu, mulai dari makanan pembuka hingga penutup. Sebagai pembuka, Made menyajikan tiga menu dimulai dari Dragon Fruit Tartar, Asparagus Mousse, dan Red Curry Soup. Ketiga menu itu menawarkan perjalanan rasa yang bertahap cita rasa segar dari buah naga (dragon fruit) dan salsa nanas yang ditingkahi lecutan menyentak dari wasabi dan minyak cabai. Intensitas sapaan segar itu menyapa kembali melalui Asparagus Mousse yang lembut dengan sisipan rasa hangat dari jahe.

Krim asparagus itu menjadi pengantar ideal menuju menu berikutnya berupa sup paprika merah mentah dipadu beberapa sendok saus pesto dari daun ketumbar atau cilantro. Siapa pun yang menikmati sup ini boleh jadi nyaris tak percaya hidangan ini mentah belaka. Aroma dan rasa bumbu kari kering yang mengundang seperti membuka kepekaan indera pengecap kita menjadi lebih sensitif menyambut hidangan selanjutnya yang disajikan serba cantik ala gourmet.

Pendekatan ”gourmet”

Pendekatan gourmet tersebut hanya salah satu cara agar makanan mentah lebih memiliki kemampuan persuasif, baik dari segi wujud maupun cita rasa. Dengan demikian, para tamu dapat menikmatinya sebagaimana masakan pada umumnya. Bedanya, makanan mentah memberikan manfaat lebih bagi kesehatan tubuh. Sebab, makanan mentah dianggap sebagai makanan ”hidup” dengan kandungan enzim dan nutrisi yang masih terjaga ketimbang makanan yang dimasak.

KOMPAS/LASTI KURNIA Fivelements Puri Ahimsa di kawasan Mambal, Badung, Bali.
Pada tiga hidangan utama berikutnya, Chef Made menyajikan kejutan yang lebih intens berupa Herbs Cheese Croquette, Asian Kway Teow, dan Live Lasagna. Menu Asian Kway Teow alias kwetiau dibuat dari serutan pipih lobak putih dan wortel menyerupai kwetiau. Kwetiau umbi ini dipadu dengan kecambah, paprika merah, pakchoy mini, kucai, dan taburan mete. Permainan rasa segala unsur itu berbaur harmonis tanpa satu unsur yang mendominasi. Chef Made membalurkan racikan ini dengan saus minyak cabai yang dibuat sendiri. ”Rahasianya salah satunya adalah me-massage (memijat) sayuran ini bersama sausnya,” ujar Chef Made tertawa.

Chef Made mengungkapkan, dia memilih menyentuh langsung makanan yang diracik dan ”dipijatnya” itu dengan tangan langsung yang tentu saja harus bersih. Dengan menyentuh langsung, seorang peracik merasakan langsung makanan yang diolahnya. Bahkan, sebagian orang meyakini, menyentuh langsung makanan yang sedang diracik dengan sepenuh hati dapat menyalurkan energi baik pada makanan tersebut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Ganjar Sebut Potensi Wisata Religi di Jateng Tinggi, Ini Rekomendasinya

Travel Update
5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

5 Hotel Dekat Alun-alun Bandungan Semarang, Bisa Jalan Kaki 7 Menit

Jalan Jalan
3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

3 Keunikan Desa Sasak Ende, Rumah Adat hingga Kopi Dicampur Beras

Jalan Jalan
20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

20 Destinasi Wisata yang Tidak Aman di Dunia, Indonesia Nomor 10

Travel Update
Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Batik Air Tambah Rute Bali-Melbourne PP Mulai 5 Januari 2023

Travel Update
5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

5 Makna Filosofis Batik Parang yang Tidak Boleh Dipakai Sembarangan

Jalan Jalan
7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

7 Spot Foto Instagramable di Lotte Alley, Serasa di Korea dan Jepang

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Kebun Raya Bogor Buka Lagi Taman Tumbuhan Pemakan Serangga

Travel Update
Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Uniknya Rumah Adat Sasak Ende Lombok, Lantainya Dilapisi Kotoran Sapi

Jalan Jalan
4 Tips Berkunjung ke Lotte Alley Jakarta, Bawa Uang Non-tunai

4 Tips Berkunjung ke Lotte Alley Jakarta, Bawa Uang Non-tunai

Travel Tips
7 Hotel Dekat Taman Budaya Sentul City dengan Pemandangan Alam

7 Hotel Dekat Taman Budaya Sentul City dengan Pemandangan Alam

Jalan Jalan
Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Capai 3,92 Juta, Lampaui Target 2022

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Capai 3,92 Juta, Lampaui Target 2022

Travel Update
[POPULER TRAVEL] Erupsi Gunung Semeru | Alun-alun Bandungan

[POPULER TRAVEL] Erupsi Gunung Semeru | Alun-alun Bandungan

Travel Update
4 Stadion Lokasi Babak Perempat Final Piala Dunia 2022 di Qatar

4 Stadion Lokasi Babak Perempat Final Piala Dunia 2022 di Qatar

Jalan Jalan
Wisata Edukasi Anak di Jember, Berkunjung ke Kebun Cokelat dan Kopi 

Wisata Edukasi Anak di Jember, Berkunjung ke Kebun Cokelat dan Kopi 

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.