Kompas.com - 15/09/2014, 16:21 WIB
Sepang International Circuit biasa menjadi arena balap Formula 1 Grand Prix. Sirkuit ini berada di Malaysia. KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Sepang International Circuit biasa menjadi arena balap Formula 1 Grand Prix. Sirkuit ini berada di Malaysia.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Penggemar balap Formula 1 Grand Prix? Jika Anda berminat menonton langsung ajang balap ini, apalagi melihatnya untuk pertama kali, bisa pilih Malaysia sebagai destinasi menonton Formula 1 Grand Prix.

Sebab, Malaysian Grand Prix di Kuala Lumpur, Malaysia, memiliki tiket yang paling murah untuk penggemar F1 yang memiliki anggaran terbatas. Hal ini berdasarkan laporan dari TripAdvisor, sebuah situs perjalanan, yang mengumumkan TripIndex Racing, perbandingan biaya dari 19 balap Formula 1 Grand Prix yang diadakan selama musim 2014.
 
TripIndex Racing dibuat berdasarkan biaya dari tiket untuk menonton (harga paling rendah dan paling tinggi), menginap satu malam di hotel dekat sirkuit, 1 burger, 1 gelas bir, dan soda.

Hasilnya, Asia adalah lokasi balap paling terjangkau, yaitu Kuala Lumpur (Malaysia), Shanghai (Tiongkok), dan Suzuka (Jepang). Harga paling murah untuk menonton balap hari Minggu di Kuala Lumpur adalah Rp 362.828. Chinese Grand Prix di Shanghai menawarkan tiket dengan harga terbaik berikutnya sebesar Rp 815.572, diikuti oleh Bahrain dengan harga Rp 918.031.

Dengan biaya tiket digabungkan dengan harga makan dan menginap sehari di hotel dekat lokasi, Kuala Lumpur tetap jadi lokasi F1 paling terjangkau di musim ini dengan biaya total Rp 1.918.710, diikuti oleh Shanghai dengan Rp 2.298.068, dan Suzuka dengan harga Rp 2.956.551.

Sebaliknya, balap Grand Prix paling mahal adalah Monte Carlo (Monako), Sao Paulo (Brasil), dan Austin (Amerika Serikat). Monako jadi balap paling mahal tahun ini dengan total biaya Rp 16.702.518 untuk menonton balap dengan nyaman dengan tiket yang paling mahal.

Brazilian Grand Prix di Sao Paulo di sirkuit Interlagos berada di posisi kedua dengan biaya total sebesar Rp 16.152.591. Sementara US Grand Prix di Austin menduduki posisi ketiga dengan biaya total Rp 14.514.296.

Brazilian Grand Prix juga jadi balap dengan harga tiket tertinggi (Rp13.907.980) dari semua tiket Formula Grand Prix dalam perbandingan harga ini. Secara mengejutkan burger yang paling mahal di musim ini ada di Monza, Italia (Rp 336.334) sementara yang termurah ada di Suzuka, Jepang (Rp56.388).

Segelas bir yang paling murah bisa ditemukan di Budapest di Hongaria Grand Prix (Rp29.659), sementara di Singapura harganya akan meningkat empat kali lipat (Rp125.905). Soda paling murah ada di Budapest (Rp24.501), dengan harga lebih murah hampir sepertiganya dibandingkan soda termahal yang bisa ditemukan di Monte Carlo (Rp 64.242).

Monte Carlo juga menjadi kota dengan tarif kamar yang paling mahal (Rp5.419.561) dengan biaya hampir lima kali lipat dibandingkan dengan menginap sehari di hotel dekat dengan sirkuit di Shanghai (Rp1.155.071). (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

10 Museum Paling Angker di Dunia, Ada Koleksi Mumi

Jalan Jalan
Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Rute Menuju Plunyon Kalikuning, Jadi Lokasi Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.