Kompas.com - 16/09/2014, 14:30 WIB
EditorI Made Asdhiana

Selain datang bersama teman dari komunitas lari, banyak di antara mereka adalah pasangan kekasih atau suami-istri. Saat tiba di garis finis, beberapa di antaranya malah berpegangan tangan. Romantis.

Pasangan peserta Sisca Ws Nitiprodjo dan Verno Nitiprodjo malah sengaja mengikuti Bromo Marathon untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ketujuh. ”Pas banget, tanggal Bromo Marathon tanggal 7 September, kami juga merayakan wedding anniversary yang ketujuh,” kata Head of Marketing Support Department PT Datascrip itu.

Karena tujuannya sekadar fun dan untuk merayakan pernikahannya, mereka mengambil kategori 10 kilometer. Pasangan itu memaknai lari sebagai metafora kehidupan. ”Saat lari kami menemui berbagai karakter jalan, bisa menanjak atau menurun. Begitu pula kehidupan,” ujar Sisca yang menyukai lari trail ataupun aspal.

Sisca terkesan dengan Bromo Marathon. ”Pemandangan Bromo itu menyegarkan mata. Udaranya juga segar. Saya kaget melihat antusiasme para pelari rekreasional,” katanya.

Begitu pula pasangan pendaki gunung Yoppi Rikson Saragih dan Ami Kadar Saragih yang sengaja berlatih sejak jauh hari untuk mempersiapkan diri. Walaupun berpengalaman mendaki puncak-puncak gunung, mereka tetap mempersiapkan diri untuk mengasah langkah di kategori half marathon 21 kilometer yang mereka ikuti untuk pertama kalinya. Mereka berlatih bersama-sama teman naik gunungnya, seperti Veronica Ramadi Moeliono.

Pengalaman berlomba di wilayah pegunungan dengan ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut dengan udara tipis juga menjadi salah satu alasan buat peserta untuk mengikuti Bromo Marathon. ”Kami bisa melihat Gunung Batok dan Bromo dengan udara dingin. Start saja kami sudah di ketinggian 1.800 meter kan,” kata Lilis M Sundari, peserta dari Serpong, Tangerang Selatan, yang datang bersama teman-teman komunitas larinya. Dia aktif berlatih lari di Tangerang Crazy Runners dan di komunitas lari Sutra (Sentul Ultra Trail) Running Academy.

KOMPAS/AGUS HERMAWAN Bunga di Antara Gunung
Menurut Ketua Panitia Bromo Marathon, Dedik Kurniawan, selain panitia inti, sekitar 85 warga di Bromo menjadi tenaga sukarela penyelenggaraan Bromo Marathon 2014. ”Kami juga dibantu 24 volunter asing dari sejumlah negara,” kata arek Malang, yang tinggal di Desa Tosari, Bromo, itu,

Panitia menjadikan acara lari itu sebagai ajang untuk pemberdayaan penduduk sekitar. Tahun lalu, mereka mendirikan perpustakaan untuk sekolah di desa-desa sekitar Bromo. ”Kami ingin berbuat untuk desa-desa di Bromo sesuai dengan kapasitas kami,” kata Dedik.

Mereka berlari, berlari, dan peduli..... (Agus Hermawan)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Solo Hiking Gunung Penanggungan via Tamiajeng, Si Kecil yang Tak Boleh Diremehkan

Jalan Jalan
4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

4 Wisata Dekat Pantai Pasir Putih PIK 2, Ada Banyak Tempat Kulineran

Jalan Jalan
Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Merespons Keinginan Putin, Kapan Penerbangan Moskwa-Bali Dibuka Lagi?

Travel Update
Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Museum Bank Indonesia Buka 7 Juli, Catat HTM dan Ketentuan Masuk

Travel Update
Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Museum Istana Hong Kong Dibuka untuk Umum

Travel Update
Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Sandiaga dan Gibran Ingin Penerbangan Internasional Langsung ke Solo

Travel Update
Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Aturan Keamanan Akan Diperketat

Travel Update
Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Wisata ke Venesia Italia Bakal Dikenai Tiket Masuk, Segini Harganya

Travel Update
Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Piala Dunia 2026, Jarak Antar Stadion Terjauh Capai 5.000 Km

Travel Update
Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Vaksin Booster Akan Jadi Syarat Perjalanan dan Kegiatan Masyarakat

Travel Update
Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Australia Cabut Aturan Vaksinasi Covid-19 untuk Turis Internasional, Per 6 Juli 2022

Travel Update
2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

2 Rute Internasional Tambahan di Bandara Ngurah Rai Bali, ada Singapura dan Manila

Travel Update
Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Solo Car Free Day Libur Saat Hari Raya Idul Adha 10 Juli 2022

Travel Update
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Kulon Progo, Butuh Bujet Berapa?

Travel Tips
Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Naik Maskapai Ini, Bisa Gratis Masuk Gedung Tertinggi di Dunia

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.