Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/09/2014, 19:12 WIB
Penulis Michael
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu makanan yang sedang booming di Indonesia adalah hidangan penutup seperti es ala Taiwan dan mungkin yang satu ini terdengar agak asing yaitu es nitrogen. Hidangan ini dibuat dengan mencampurkan nitrogen cair dengan bahan-bahan pembuat es krim kemudian diolah sehingga menjadi beku dalam waktu yang singkat dan tidak memerlukan proses pendinginan.

Ron’s Laboratory adalah salah satu outlet es krim nitrogen di mana anda bisa menikmati es krim ini sekaligus melihat cara pembuatannya langsung. Konsep yang ditawarkan di sini sangat menarik karena di bagian depan outlet anda bisa melihat ruangan pembuatan yang mirip dengan laboratorium seperti yang anda lihat-lihat di sekolah dulu. Banyak tabung nitrogen cair yang terdapat di sini, beberapa mixer, gelas ukur dan labu erlenmeyer tempat es krim dibuat.

KOMPAS.COM/MICHAEL ‘Laboratorium’ di mana para staf ‘ilmuwan’ membuat es krim nitrogen di Ron's Laboratory.
Tak jarang kepulan asap putih terlihat dari laboratorium yang menandakan nitrogen cair sedang dituang ke dalam adonan pembuat es. Para staf ‘ilmuwan’ menggunakan jas lab berwarna putih dan terkadang menggunakan kacamata pelindung mirip dengan ilmuwan asli membuat nama Ron’s Laboratory lebih terasa nyata.

Es krim yang disediakan di sini merupakan jenis gelato yaitu es krim yang bertekstur lebih lembut. Ada tujuh jenis eskrim yang ditawarkan di sini yaitu Red Velvet, The Breakfast, Say Cheese!, Apple Pie, Choco Windproof, Rocksalt Choconut dan Imissu yang merupakan menu terbaru di Ron’s.

KOMPAS.COM/MICHAEL Pengunjung yang mengantre untuk memesan es krim.
“Yang favorit di sini adalah Red Velvet dan Choco Windproof yang pakai cairan Tolak Angin,” kata salah satu staf ilmuwan di sini.

Sedikit aneh mendengar Tolak Angin digunakan sebagai bahan es krim namun memang disediakan di sini dan menjadi favorit pelanggan. Red Velvet akhirnya menjadi pilihan saya karena rasa penasaran apakah mirip dengan kue Red Velvet yang super enak itu.

KOMPAS.COM/MICHAEL Labu erlenmeyer dan perlengkapan lain yang membuat suasana laboraturium sangat terasa di Ron's Laboratory.
Setelah memesan, kira-kira es krim dibuat sekitar 10 menit sebelum akhirnya disajikan. Es krim berwarna merah muda ini ditaruh di dalam cup biru khas Ron’s dengan suntikan tanpa jarum yang berisi cairan putih cream cheese.

Sebelum memakannya, cream cheese ditekan keluar dari suntikan seperti sedang menyuntik ke atas es krim barulah es krim siap dimakan. Hal pertama yang dirasakan saat memakan Red Velvet adalah partikel es krimnya yang sangat lembut. Kedua, adalah rasa coklat yang tidak terlalu manis dan kental. Ketiga, gurihnya cream cheese yang sangat cocok dikombinasikan dengan es krim ini. Semua rasa ini berpesta di dalam mulut membuat anda tidak ingin berhenti menyendokkan eskrim ke dalam mulut anda.

KOMPAS.COM/MICHAEL Ron’s Laboratory yang berada di lantai 5 West Mall Grand Indonesia.
Satu cup es krim dihargai Rp 55.000 sampai Rp 60.000 di sini, selain itu ada menu-menu lain seperti minuman panas dan dingin seperti kopi dan milkshake. Ron’s Laboratory berada di lantai 5 West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Buka tiap hari pukul 10 pagi sampai 10 malam. Bagi anda yang ingin merasakan es krim nitrogen yang berbeda dari es krim biasa, tempat ini bisa menjadi salah satu tempat tujuan anda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Strategi Indonesia Pulihkan Pariwisata Pascapandemi, Luncurkan Visa sampai Pameran di Luar Negeri

Travel Update
Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Kelenteng Hok Tek Tjengsin, Tempat Ibadah 3 Agama di Kuningan Jakarta

Jalan Jalan
6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

6 Hotel Dekat ICE BSD Tangerang, Ada yang Tinggal Jalan Kaki

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+