Tazbir: Isu Teroris Belum Ganggu Pariwisata

Kompas.com - 25/09/2014, 11:29 WIB
Wisman di Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (2/7/2013). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAWisman di Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Selasa (2/7/2013).
EditorI Made Asdhiana
MATARAM, KOMPAS.com - Direktur Promosi Pariwisata Dalam Negeri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Tazbir menilai isu teroris di berbagai daerah di Indonesia belum mengganggu dunia pariwisata karena pada kenyataannya keamanan masih terjaga.

"Selama kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa situasi masih aman dibuktikan dengan berbagai aktivitas yang masih berjalan baik, semua aktivitas itu cukup efektif untuk menunjukkan kepada dunia bahwa tidak ada yang perlu ditakuti," katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (24/9/2014).

Hal itu dikatakan Tazbir saat menghadiri acara pembukaan Festival Senggigi 2014, yang digelar di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, dengan tema "Harmoni Budayaku, Lestari Alamku, Untukmu Lombok Baratku".

Hadir juga pada acara tersebut Bupati Lombok Barat H Zaini Arony, dan unsur forum koordinasi pimpinan daerah tingkat Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat.

Kemenparekraf, menurut Tazbir, terus mendorong para pelaku di sektor pariwisata untuk meningkatkan berbagai aktivitas berupa festival dan publikasi terkait dengan dunia pariwisata sebagai strategi meyakinkan dunia bahwa Indonesia aman untuk dikunjungi. "Dengan berbagai aktivitas bidang pariwisata yang digelar dan berjalan sukses, orang akan berkesimpulan bahwa Indonesia aman," ujarnya.

Salah satu bentuk nyata dalam meyakinkan kondisi Indonesia aman, lanjut Tazbir, adalah kegiatan Festival Senggigi yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, NTB, di kawasan wisata Senggigi.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kapal Marina Srikandi 11 di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (18/4/2014).
Kemenparekraf menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Lombok Barat yang telah menjadikan Festival Senggigi sebagai acara yang terus menampilkan kualitas dan penampilan yang semakin menarik.

Menurut Tazbir, Festival Senggigi merupakan satu hal yang sangat bagus. Oleh sebab itu, ke depan pihaknya akan memberikan perhatian lebih kepada acara ini karena memang Senggigi merupakan magnet besar pariwisata NTB dan diharapkan menjadi magnet besar pariwisata nasional. "Senggigi ini punya wisatawan yang sudah cukup banyak. Jadi sebetulnya melalui festival ini kita akan lebih memberikan nilai tambah dan pilihan bagi wisatawan," kata Tazbir.

Melalui berbagai kegiatan pencitraan pariwisata yang dilakukan oleh daerah, Kemenparekraf optimistis target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 9,5 juta orang pada 2014 akan tercapai. "Kami optimistis akan tercapai dengan melihat tren pertumbuhan yang terus menunjukkan ke arah positif," tambah Tazbir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X