Kompas.com - 29/09/2014, 09:53 WIB
Kenny Santana saat melakukan Traveling Sharing di Kompas Travel Fair 2014, JCC, Minggu (28/9/2014). KOMPAS.COM/SRI NOVIYANTIKenny Santana saat melakukan Traveling Sharing di Kompas Travel Fair 2014, JCC, Minggu (28/9/2014).
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi menjadikan akses informasi semakin mudah. Seiring dengan perkembangan tersebut saat ini juga mulai banyak bermunculan akun-akun traveling sebagai penyebar informasi di media sosial.

@Kartupos salah satunya, bagi yang suka atau mulai mendalami dunia travel sudah barang tentu mengenalnya.

Kenny Santana sebagai orang di balik eksistensi dan kehadiran akun ini pun mulai dikenal banyak orang. Bagaimana tidak, saat ini @Kartupos diikuti oleh lebih dari 53.000 follower.

"Saya tak ingin menjadikan akun ini menjadi aku traveling biasa. Di sini lah guna media sosial sesungguhnya di mana kita bisa bertukar informasi dengan cepat. Bahkan saat ini, media sosial buat saya adalah tempat saya bermata pencaharian," ujar Kenny saat ditemui di Kompas Travel Fair (KTF) 2014, Minggu (28/9/2014).

Pengalaman traveling Kenny tak ingin ia sia-siakan. Mulai saat itu, ia kerap berbagi pengalaman lewat @Kartupos. Tak disangka, akun ini mendapat antusias yang baik sampai akhirnya Kenny merasa harus lebih fokus. "Maret 2012 saya buat @Kartupos, 3 bulan kemudian saya resign, fokus di sini. Kalau dulu harus ribet cuti, saat ini ketika mau melakukan perjalanan ya bebas saja," katanya.

Sebagai admin akun traveling, Kenny termasuk kreatif. "Seperti yang saya bilang, akun ini harus berbeda. Saya coba sisipkan selain info perjalanan juga ada kuis berhadiah dan tiket lelang. Lebih dari itu tetap sebagai penghubung antar satu follower ke follower lainnya," tuturnya lagi.

Kepada Kompas Travel, Kenny mengaku sudah banyak bekerja sama dengan travel agent  atau pun maskapai penerbangan. "Ini benefitnya, dengan aktif seperti ini. Bisa diundang oleh maskapai-maskapai penerbangan internasional ke negaranya untuk promosi. Ini menjadi keuntungan bersosial media," ungkapnya lagi.

Saat ini selain sibuk dengan akunnya, Kenny juga kerap kali mengirim tulisan untuk Harian Kompas. Tiap Jumat ada rubrik Kompas Plesir, beberapa kali tulisan dan foto saya menjadi pilihan editor dan naik tayang," katanya lagi.

Ada banyak rencana yang ingin diwujudkan Kenny. Selain tetap jalan-jalan, ia juga ingin menjadikan @Kartupos sebagai akun mapan dan serba informatif. "Kali saja di lain waktu, akun ini selain bisa jadi travel consultant juga bisa menjadi media saat orang butuh tiket atau paket perjalanan wisata. Jadi bisa beli di @Kartupos," katanya dengan sedikit tawa.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata G-Pass di Kabupaten Semarang, Naik Kapal Berlatar Lautan Awan

Wisata G-Pass di Kabupaten Semarang, Naik Kapal Berlatar Lautan Awan

Travel Update
Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Kedatangan Penumpang ke Bali Anjlok Saat Larangan Mudik

Travel Update
Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Apa Itu Penerbangan Carter yang Disetop Menhub Selama Larangan Mudik?

Travel Tips
Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Taman Nasional Kelimutu Ditutup Sementara Selama Libur Idul Fitri

Travel Update
Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Lihat Pelanggar Protokol Kesehatan, Sandiaga: Potret, Viralkan!

Travel Update
Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Unik, Kastel Drakula di Rumania Beri Vaksin Covid-19 untuk Wisatawan

Travel Update
Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Peningkatan Skill Jadi Program Kemenparekraf Pasca-Lebaran

Travel Update
Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Syarat Wisata ke Bromo Selama Libur Lebaran

Travel Tips
Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Wisata Gunung Bromo Tetap Buka Selama Idul Fitri

Travel Update
Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Syarat Berwisata ke Candi Prambanan dan Ratu Boko Saat Libur Lebaran

Travel Tips
Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Gunungkidul dan Bantul Siagakan Ratusan Petugas di Tempat Wisata Saat Libur Lebaran

Travel Update
Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Pemkot Lhokseumawe Tutup Tempat Wisata Saat Libur Lebaran 2021

Travel Update
Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Okupansi Hotel di Yogyakarta Rendah, Kadispar DIY Ajak ASN Staycation

Travel Update
Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Pengunjung Asal DIY Tidak Wajib Bawa Surat Negatif Covid-19 Saat Berwisata di Yogyakarta

Travel Update
Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Borobudur Tutup, Candi Prambanan dan Ratu Boko Tetap Buka Saat Libur Lebaran

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X