Bermanja di Pantai Sumur Tiga

Kompas.com - 01/10/2014, 12:25 WIB
Pantai Sumur Tiga, Kota Sabang, Aceh, tampak elok, seperti terlihat Juni lalu. Sabang terus bersolek menjadi kota wisata nasional dan internasional. KOMPAS/DAHLIA IRAWATIPantai Sumur Tiga, Kota Sabang, Aceh, tampak elok, seperti terlihat Juni lalu. Sabang terus bersolek menjadi kota wisata nasional dan internasional.
EditorI Made Asdhiana
ANGIN berembus sepoi-sepoi, nyiur pun melambai dan ombak berkejaran. Di kejauhan, terhampar luas lautan biru nan jernih. Karang di dasar lautan memancarkan warna eksotis ketika terpapar cahaya sang surya. Bagai lukisan, pemandangan Pantai Sumur Tiga, Kota Sabang, Pulau Weh, Aceh, pada siang hari akan memanjakan setiap wisatawan yang datang.

Jika ke Pulau Weh, sempatkan berkunjung ke Pantai Sumur Tiga. Keberadaan pantai ini mudah dijangkau, hanya 10 menit dari pusat Kota Sabang dan 20 menit dari Pelabuhan Balohan, Sabang. Pantai ini berada di kawasan Ie Meule, Kecamatan Sukajaya, Sabang. Wisatawan bisa menggunakan becak motor untuk ke sana.

Pantai Sumur Tiga menawarkan keindahan alam bahari dengan lingkungan yang masih alami. Langitnya yang bersih membuat pantai ini menjadi tempat ideal untuk memandangi keindahan matahari terbit. Apalagi pantai ini berada di sisi timur Pulau Weh. Di sisi lain, sepanjang pinggiran pantai ini masih dipadati pepohonan kelapa, yang meneduhkan pada waktu terik matahari menyengat kulit.

Pantai ini pun menyajikan pasir berwarna putih bersih. Pasir membentang panjang lebih dari 2 kilometer. Konon garis pantai ini yang terpanjang di Pulau Weh. Pantai ini memiliki lebar sekitar 15 meter yang cocok menjadi tempat bermain dan berjemur.

Lautnya tak kalah menawan. Kawasan Pantai Sumur Tiga masih memiliki lautan biru yang jernih. Di kala matahari memancarkan sinar sempurna, hamparan karang berwarna menawan di dasar lautan bisa terlihat jelas.

Kondisi seperti ini membuat pantai ini bisa dikunjungi dan dinikmati dari pagi hingga sore. ”Kealamian dan keindahan kawasan ini memberikan ketenangan. Kami betah berlama-lama di sini,” ujar Pingkan Roeroe, wisatawan asal Jakarta.

Wisatawan lokal dan asing terpikat mendatangi pantai ini silih berganti. Banyak wisatawan yang tak siap dengan pakaian ganti memilih duduk manja ataupun bermain pasir di pinggiran pantai. Namun, banyak pula wisatawan yang tak kuasa menahan hasratnya untuk berenang dan menyelam kendati tak berpakaian renang.

Bagi wisatawan asing atau ekspatriat, pantai ini menjadi surga menyelam ringan (snorkeling). Tanpa sungkan mereka membawa peralatan menyelam sendiri demi menikmati keindahan bawah laut Pantai Sumur Tiga.

Selain menyelam, wisatawan asing pun bisa bermanja membiarkan tubuh tersengat cahaya matahari alias berjemur di pantai ini. Tanpa malu-malu, para wisatawan asing rebahan di atas pasir putih Pantai Sumur Tiga.

Wisatawan lokal dan asing jangan ragu dan takut untuk menyelam dan berjemur di pantai ini. Pantai ini adalah oasis di tengah berlakunya hukum syariat Islam di ”Bumi Serambi Mekkah”. Pantai ini memungkinkan wisatawan bisa menikmati dengan optimal keindahan alam bahari ”Tanah Rencong”.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X