Kompas.com - 04/10/2014, 10:40 WIB
Goa Jomblang di Kabupaten Gunungkidul, DIY. BARRY KUSUMAGoa Jomblang di Kabupaten Gunungkidul, DIY.
EditorI Made Asdhiana
GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memberikan kemudahan bagi calon investor yang akan menanamkan modalnya di sektor pariwisata.

Bupati Gunungkidul Badingah di Gunung Kidul, Jumat (3/10/2014), mengatakan kunjungan wisatawan yang beberapa tahun terakhir meningkat belum diimbangi dengan ketersediaan hotel maupun resort yang jumlahnya memadai, sehingga sebagian besar wisatawan melakukan kunjungan hanya singkat atau satu hari.

"Karena itu, dengan adanya investor di bidang jasa perhotelan yang masuk ke Gunungkidul mampu mendongkrak jumlah wisatawan. Kami membuka diri kepada investor yang ingin menanamkan modalnya di Gunungkidul," kata Badingah seusai rapat dengan salah satu investor.

Dia mengatakan sudah ada salah satu investor yang saat ini sudah hadir di Kabupaten Gunungkidul untuk melakukan penjajakan. Perusahaan ini tertarik untuk membangun kawasan resort di sekitar Pantai Wediombo, Kecamatan Girisubo.

Badingah mengaku siap untuk memfasilitasinya asalkan memenuhi semua persyaratan. Menurut dia, pemkab akan melakukan penjajakan dan kajian terhadap kawasan yang akan digunakan apakah bersinggungan dengan aturan yang berlaku atau tidak.

Pihak investor harus berkoordinasi dengan instansi terkait. Sementara pemerintah akan melakukan kajian terhadap kawasan yang akan digunakan bersinggungan dengan aturan yang berlaku atau tidak. "Kami akan lihat kawasan yang akan digunakan. Seandainya tidak masalah, langsung kami tangkap. Hal terpenting tidak bersinggungan dengan aturan yang berlaku," katanya.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Pulang Sawal atau juga dikenal dengan Pantai Indrayanti di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, Kepala Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Gunungkidul Irawan Jatmiko mengungkapkan belum ada kepastian terhadap realisasi pembangunan resort yang diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 25 hektare tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pemaparan yang disampaikan kepada pemerintah, rencana awal akan mengembangkan resort seluas satu hektare. "Semua masih penjajakan. Masih perlu kajian lagi," katanya.

Kepala Kantor Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Gunungkidul Aziz Saleh mengatakan sudah ada beberapa investor yang akan menanamkan modalnya di Gunung Kidul, terutama untuk sektor pariwisata. "Kami sudah memproses beberapa untuk mendirikan resort di wilayah Purwosari dan sekitar Pantai Sundak," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.