Kompas.com - 06/10/2014, 10:32 WIB
EditorI Made Asdhiana
SETELAH  menikmati perjalanan kereta, ada petualangan menarik menyusuri jejak kuliner masa lalu. Kami memulai  petualangan dari sate maranggi. Sesampainya di Stasiun Cianjur, rasa lapar menusuk perut. Kami tak sabar menyantap makanan khas setempat. Dari lima orang yang kami tanya, paling banyak menyebut sate maranggi.

Kami menemukan Warung Sate Maranggi Ma Nunung, Jalan Hasyim Ashari, sekitar 15 menit dari stasiun menggunakan angkutan kota warna merah. Kedai ini disebut-sebut paling terkenal di Cianjur.

Tak sabar ingin membuktikan, ternyata sate di kedai ini terasa empuk. Dagingnya has dalam. Sebelum dibakar, daging direndam dalam adonan bumbu berupa ketumbar, gula merah, dan kecap. Rasa satenya mirip seperti rasa dendeng, tetapi dagingnya empuk tak berlemak.

Ada pilihan pendamping makan sate maranggi, nasi uduk kuning dan ketan bakar. Sambal oncom sebagai pendamping sate ini tak kalah nendang. Warung ini buka setiap hari pukul 07.00-23.00. Kedai ini tak berubah meski sudah berdiri sejak 1980-an.

Selain sate maranggi, ada juga makanan lawas yang kini mulai langka di Cianjur, yaitu taoge dan taoco atau disingkat dengan geco. Di Cianjur, konon hanya tersisa satu penjual yang terdapat di Jalan Siti Jenab bernama Pak Iding. Geco mirip dengan taoge goreng di Bogor. Bedanya, dari bumbu taoconya dan campuran mi khas Cianjur berwarna kuning gelap.

Dari geco ini kami memulai petualangan menelusuri asal muasal taoco Cianjur. Taoco Cianjur memiliki cerita sejarah panjang. Adapun produsen taoco paling terkenal adalah taoco Cap Meong yang dikembangkan keluarga Tan Ken Yan sejak tahun 1880 hingga kini.

Taoco Cianjur adalah bumbu makanan yang terbuat dari biji kedelai (Glycine max) yang telah direbus, dihaluskan, dan difermentasi berbulan-bulan. Bau taoco Cap Meong terkenal wangi, rasanya khas gurih campur masam. Resepnya dan proses produksinya, ujar Stefani (23), generasi keempat, masih terjaga asli sejak zaman dulu.

Peralatan yang digunakan untuk membuat taoco sebagian sudah berusia puluhan tahun, salah satunya gentong tempat proses fermentasi. Cara masak kedelai pun tetap menggunakan kayu bakar. Taoco Cap Meong dijual dalam kemasan botol ukuran 350 miligram seharga Rp 20.000 dan kemasan 250 miligram seharga Rp 15.000. Taoco ini dapat bertahan lebih dari seminggu tergantung cara penyimpanan. ”Lebih baik diletakkan dalam kulkas,” kata Stefani.

Tidak hanya itu, Cianjur memiliki pabrik roti legendaris Tan Keng Cu. Pabrik ini didirikan keluarga Tan Keng Cu sejak tahun 1926. Bertahun-tahun pabrik itu ikut berkontribusi terhadap perekonomian warga setempat. Pemilik pabrik menjalin kerja sama dengan warga lewat sistem bagi hasil penjualan.

Mereka berjualan di pabrik di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Tak ada risiko rugi bagi warga yang menjual roti Tan Keng Cu. Sebab, jika tidak laku, roti dikembalikan ke pabrik.

Selain enak, roti buatan keluarga Tan dikenal murah. Ada berbagai macam roti yang dijual mulai dari harga Rp 2.500 hingga Rp 5.000 per bungkus.

Usaha roti yang kini diteruskan generasi kedua bernama Mulyana Suwarna (73) juga mengalami pasang surut. Produksi roti terhenti dari tahun 1959 hingga 1961 karena pemerintah menghentikan impor terigu. ”Pada 1962 kami mulai memproduksi lagi setelah pemerintah kembali impor terigu,” ujarnya.

Berangkat dari tradisi membuat roti, dari keluarga Tan lahir koki kelas dunia bernama Handi Mulyana. Handi dikenal ahli membuat kue pesanan selebritas dunia. Handi juga mengajar membuat kue di sejumlah sekolah. ”Anak saya sering mengajar kelas membuat roti di Singapura, tetapi tidurnya di Cianjur,” kata Mulyana. (Andy Riza Hidayat/Prasetyo EKo P)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

3 Fakta Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang Baru Diresmikan Jokowi

Travel Update
5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

5 Tips Keliling Ngarai Sianok di Sumatera Barat Naik Jip Offroad

Travel Tips
Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Berwisata ke Bantul Saat Bulan Suro, Ada Banyak Event Budaya

Travel Update
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Momentum Tingkatkan Kualitas UMKM Lokal

Travel Update
Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Kebun 123, Wisata Tanaman Hias di Kabupaten Malang yang Instagramable

Jalan Jalan
Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Sanur Bali Bakal Jadi KEK Kesehatan dan Pusat Wisata Medis

Travel Update
Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Pop Art Jakarta 2022 Digelar Mulai 12 Agustus, Ini Cara Pesan Tiketnya

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

HUT Ke-77 RI, Upacara 17 Agustus Akan Digelar di Puncak Gunung Talang

Travel Update
Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jelajahi Ngarai Sianok Sumatera Barat dengan Naik Jip Off-Road

Jalan Jalan
Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Anak Yogyakarta yang Gratis

Jalan Jalan
Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Kemenparekraf Siapkan Pola Perjalanan untuk Wisatawan ke TN Komodo

Travel Update
Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Tips Berkunjung ke Sawah Segar Sentul Bogor, Naik Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Delegasi G20 Akan Kunjungi Museum Maritim di Belitung

Travel Update
Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Peringati Haul Leluhur Setiap 10 Muharram, Warga Gondanglegi Malang Gelar Arak-Arakan

Travel Update
Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Daftar Kalender Kegiatan Pariwisata Sumatera Barat Agustus-Akhir 2022

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.