Kompas.com - 06/10/2014, 12:54 WIB
Tarian Wor ditampilkan dalam acara pembukan Pekan Wisata Munara Wampasi 2012 di Hanggar Cendrawasih Manuhua, Kelurahan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (3/7/2012). Pekan wisata ini berlangsung hingga 10 Juli. Wisatawan akan disuguhi berbagai kegiatan wisata seperti menangkap ikan (snap mor), diving hingga snorkeling. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESTarian Wor ditampilkan dalam acara pembukan Pekan Wisata Munara Wampasi 2012 di Hanggar Cendrawasih Manuhua, Kelurahan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Selasa (3/7/2012). Pekan wisata ini berlangsung hingga 10 Juli. Wisatawan akan disuguhi berbagai kegiatan wisata seperti menangkap ikan (snap mor), diving hingga snorkeling.
EditorI Made Asdhiana
BIAK, KOMPAS.com - Pengelola jasa pelabuhan laut Kabupaten Biak Numfor, Papua setiap bulan rutin melayani kunjungan kapal turis yang ingin mengunjungi berbagai obyek wisata di wilayah paling Timur Indonesia.

General Manager Pelindo IV (Persero) Roy Simanjuntak di Biak, Jumat (3/10/2014), mengakui kunjungan rutin kapal turis dengan jumlah penumpang 70 hingga 100 penumpang bertujuan melihat obyek wisata alam dan obyek wisata sejarah.

"Jumlah kunjungan turis bisa lebih besar setiap bulan, karena itu berbagai obyek wisata yang masih dimiliki Biak harus dijaga karena itu menjadi daya tarik wisatawan ke daerah," ungkap Roy.

Ia mengakui dengan rutin kunjungan kapal wisatawan ke Biak maka daerah akan memperoleh pendapatan, di antaranya biaya untuk keperluan transportasi turis hingga membeli berbagai kebutuhan barang produk lokal.

Menurut Boy, PT Pelindo IV cabang Biak akan membantu Pemkab Biak Numfor untuk mendatangkan wisatawan ke daerah sehingga mendongkrak penerimaan pendapatan asli daerah.

"Fasilitas berbagai obyek wisata alam dan sejarah Biak masih menjadi daya tarik turis untuk dikunjungi turis luar negeri dengan menggunakan kapal laut," ungkap Roy.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Sejumlah anak bermain di kawasan wisata Air Terjun Wafsarak, Kampung Amoi, Distrik Warsa, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Senin (9/7/2012). Kawasan wisata alam yang ada di Biak Utara ini dapat ditempuh dengan kendaraan selama 1 hingga 1,5 jam perjalanan dari Kota Biak. Pengunjung ditarik biaya masuk Rp.25000 per kendaraan.
Berbagai wilayah alam laut pulau Biak, lanjut Roy, sangat menarik dan indah kondisi alamnya sehingga perlu dijaga keberadaan obyek wisata bersangkutan sebagai aset pariwisata daerah ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

PT Pelindo IV cabang Biak sangat berharap adanya kerja sama dengan Pemkab Biak Numfor serta dengan pemangku kepentingan di bidang kepariwisataan. "Kontribusi nyata Pelindo IV mendatangkan income bagi daerah melalui pelayanan jasa ke pelabuhan bagi wisatawan luar negeri," ungkapnya.

Berdasarkan data hingga akhir September 2014 turis mancanegara yang datang ke Biak di antaranya dari Amerika, Belanda, Jepang dan sejumlah negara Eropa lainnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.