Kompas.com - 07/10/2014, 12:21 WIB
Kendang Beleq dibawakan dalam Parade Budaya Lombok Sumabawa 2013 di Jalan MH.Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2013). Parade budaya yang diikuti kabupaten-kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu promosi wisata untuk mengajak wisatawan mengunjungi NTB. TRIBUN / HERUDINKendang Beleq dibawakan dalam Parade Budaya Lombok Sumabawa 2013 di Jalan MH.Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2013). Parade budaya yang diikuti kabupaten-kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu promosi wisata untuk mengajak wisatawan mengunjungi NTB.
EditorI Made Asdhiana

Meski demikian, lanjut Gita, Pemprov NTB sebetulnya sudah berusaha agar manajemen Jetstar tidak menutup rute penerbangan Lombok-Perth mengingat jumlah wisatawan asal Australia ke Lombok cukup tinggi dan sebagai penyumbang angka kunjungan wisman secara nasional.

Salah satu usaha yang dilakukan Pemprov NTB untuk menahan Jetstar tidak menutup rute penerbangan, yakni dengan mendukung dan membantu Jetstar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1 miliar sebagai bentuk kerja sama promosi pariwisata melalui perluasan basis pasar.

Namun ternyata pihak manajemen tetap ingin menutup rute tersebut dengan alasan selalu merugi.

"Sebetulnya kami ingin mempermudah aksesibilitas manajemen dengan berbagai permasalahannya, namun karena tidak ada kesepakatan, mereka tetap ingin menutup rute Perth-Lombok, meskipun selain membantu penguatan basis pasar untuk berpromosi wisata di Australia, bahkan ada fasilitas dari Angkasa Pura yang memberi landing fee sebesar 50 persen, tetapi mereka tetap tidak mempertimbangkannya lagi," paparnya.

Kendati begitu, terkait penutupan rute penerbangan oleh Jetstar, Pemprov NTB tidak merasa risau karena sudah ada tiga maskapai penerbangan yang akan mengambil rute tersebut, yakni Garuda Indonesia, AirAsia dan Virgin Air.

"Saat ini mereka sedang melakukan penjajakan, bahkan Garuda Indonesia dan AirAsia yang paling serius mengambil alih rute penerbangan tersebut," tambah Gita Aryadi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.