Kompas.com - 09/10/2014, 12:10 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com – Perencanaan untuk melakukan perjalanan ke Eropa, salah satunya adalah pengajuan Visa Schengen. Visa ini memang wajib diperlukan ketika Anda berminat mengelilingi Eropa.

“Visa Schengen itu mirip dengan tiket terusan ke taman ria. Dengan satu visa, Anda bisa ke mana-mana (di Eropa),” ungkap Wakil Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Colin Crooks, saat pertemuan travel blogger  untuk menyambut "Destination Europe" yang akan berlangsung pada 18-19 Oktober 2014, Senin (6/10/2014).

Hanya saja, menurut Colin, visa ini harus digunakan dengan bijak.

“Jangan karena mau ke Eropa, lantas mengajukan Visa Schengen. Tak semua negara di Eropa dapat menerima visa ini,” tambahnya.

Maka, Colin ppun memberi saran. Berikut kiat agar Visa Schengen dapat digunakan dengan bijak:

Buat rencana perjalanan. Rencana perjalanan atau itinerary sangat penting agar perjalanan lebih efektif dan efisien. Dari itinerary, Anda juga dapat mengetahui kapan waktu luang sehingga Anda bisa berjalan-jalan ke negara lain di Eropa agar Visa Schengen tak sia-sia.

Perhatikan kepentingan.
Selain rencana perjalanan, tentu yang satu ini juga harus diperhatikan. Pikirkan apa tujuan Anda berkunjung ke Eropa. Bekerja atau liburan?

Saat bekerja, perhatikan seberapa sibuk yang harus Anda kerjakan di sana dan apakah memungkinkan untuk mengunjungi negara-negara lainnya. Berbeda dengan yang bertujuan untuk liburan atau mengunjungi kerabat tentu akan lebih mudah mengatur negara mana yang akan dikunjungi.

Hitung bujet. Anggaran juga menjadi salah satu hal yang diprioritaskan. Bayangkan saat Anda berada di Eropa. Negara mana yang akan dikunjungi? Hitung saja anggaran yang harus disediakan. Patuhi anggaran yang telah dibuat kalau tak mau rencana berantakan.

Tidak dapat digunakan di Inggris dan Irlandia. Menjadi wisatawan di Eropa juga harus hati-hati karena tak semua negara di Uni Eropa dapat menerima Visa Schengen.

"Visa Schengen tak dapat digunakan saat ke Inggris dan Irlandia," ungkap Colin.

Pada dasarnya, Visa Schengen hanya bisa digunakan untuk mengunjungi 26 negara di Eropa yang tergabung pada perjanjian Schengen. Adapun hampir sebagian besar negara yang tergabung Uni Eropa masuk daam perjanjian tersebut kecuali Inggris dan Irlandia.

Mengingat harganya lebih mahal dibandingkan saat pengurusan visa lain, maka ada baiknya lebih bijak. Tentukan visa apa yang paling dibutuhkan agar uang yang keluar tak sia-sia.

“Memang ada baiknya sebelum mengurus keperluan keberangkatan, Anda bertanya-tanya dan konsultasi pada Kedutaan Besar terkait, dapatkan info lengkap dan ikuti aturannya. Dengan begitu visa yang diajukan dapat sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.