Kompas.com - 15/10/2014, 11:47 WIB
Kelok 48 yang terkenal di Jepang. Agung KurniawanKelok 48 yang terkenal di Jepang.
|
EditorI Made Asdhiana

DALAM perjalanan dari pusat kota Nikko menuju Tokyo, khususnya di Prefektur Tochigi, Jepang, Anda akan berjumpa dengan salah satu jalan paling eksotis di dunia. Disebut demikian karena jalan ini punya 48 tikungan tajam, berkelok-kelok dari pegunungan Nikko ke bibir Danau Chuzenji.

Jalan ini dimulai dari ketinggian 530 meter dari atas permukaan laut, menuju 830 meter, dengan jarak tempuh mencapai 7-8 km. Karakter jalannya mirip dengan Kelok 44 yang terkenal di Sumatera Barat. Bedanya, jalan ini terbagi dalam dua jalur, masing-masing satu arah, pertama untuk naik dan turun.

Agung Kurniawan Terdapat 48 tikungan tajam pada jalur sepanjang 7-8 km.

Total tikungan berbentuk huruf "u" kecil terdapat total 20, sedangkan sisanya sedikit lebih landai dengan jumlah 28 kelokan.

Angka 48 yang digunakan sebagai julukan jalan ini diambil dari jumlah silabil bahasa Jepang. Kata "Iroha" diambil dari tiga huruf pertama dari susunan abjad, yakni "i-ro-ha" (seperti huruf vokal a, i, u, e, o) sedangkan "zaka" artinya lereng.

Selain kelokannya yang maut, jalan di Irohazaka juga nikmat karena disuguhi panorama yang indah. Menuruni lereng kaki pengunungan Nikko, dengan ditemani semilir udara yang sejuk membuat suasana menyenangkan ketika lewat jalan ini. Kebetulan, Kompas.com melaluinya pada pertengahan Oktober 2014, mulai masuk musim semi, semakin indah karena daun pepohonan sudah banyak yang berubah warna.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X