Kompas.com - 17/10/2014, 11:28 WIB
EditorI Made Asdhiana

Saat berdiri dekat lokasi air terjun, gemuruh suara air yang jatuh begitu jelas terdengar. Bahkan begitu kuatnya air terjun itu, percikan air pun sampai mengenai wisatawan yang berdiri persis di pagar di pinggiran tebing air terjun. Jika keasyikan memotret dan merekam, kamera bisa basah terkena percikan air. Badan dan pakaian pun bisa basah jika berlama-lama berdiri di samping Niagara.

Mendekat dengan kapal

Bagi yang menyukai petualangan, dan ingin menyaksikan air terjun lebih dekat lagi, pengelola tempat wisata air terjun Niagara menyiapkan kapal pesiar, Hornblower Niagara Cruises, yang akan membawa wisatawan mendekati air terjun dengan menyusuri sungai dari bawah.

Setiap wisatawan yang naik kapal harus siap berbasah-basah, karena kapal membawa mereka tak jauh dari jatuhnya air. ”Kalau ingin merasakan air terjun Niagara dari dekat, lebih menyenangkan naik kapal,” ujar Duta Martin, warga Indonesia yang lama bermukim di AS.

Jika takut ketinggian, cukup melihat air terjun dari arah taman di sekitar Niagara. Duduk di taman asri dengan bunga-bunga yang indah berwarna-warni menghadirkan sensasi tersendiri. Tak hanya taman yang luas, di kawasan Niagara pun tersedia lahan parkir untuk kendaraan dan bus wisatawan. Untuk menuju lokasi air terjun wisatawan harus berjalan kaki.

Di sekitar Niagara juga terdapat museum yang memberikan informasi tentang sejarah Niagara, serta beberapa museum lainnya. Bangunan-bangunan tinggi di dekat air terjun, termasuk hotel dan kasino juga ada.

Untuk masuk ke Kanada, cukup menyeberang jembatan di perbatasan AS-Kanada, tentu sebelumnya harus mengantongi visa Kanada.

Begitu terkenalnya air terjun Niagara, sehingga menantang sejumlah orang untuk menggelar atraksi di Niagara. Kisah akrobatik Charles Blondin yang pertama berhasil menyeberangi air terjun Niagara sejauh 300 meter, satu meter di atas permukaan air, dengan berjalan pada seutas tali tahun 1859, dan aksi yang sama dengan meniti tali di atas air terjun yang dilakukan Maria Spelterina pada 1867, tetap menjadi buah bibir hingga kini.

”Ada juga seorang perempuan yang pernah terjun ke air terjun dengan menggunakan tong besi dan selamat. Sampai sekarang tidak ada lagi yang berani melakukan atraksi di sana, he-he,” papar Duta Martin.

Itulah Niagara, salah satu keajaiban di dunia ini yang terus menjadi magnet bagi wisatawan untuk datang melihat dari dekat. (Sonya Hellen Sinombor)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Batik Air Terbang ke Samarinda dan Pekanbaru dari Halim per 1 Oktober

Travel Update
7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

7 Patung Yesus Tertinggi di Dunia, Ada yang dari Indonesia

Jalan Jalan
Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Harga Tiket Wahana Romokalisari Adventure Land, Wisata Baru Surabaya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.