Kompas.com - 18/10/2014, 11:48 WIB
Wisatawan mengunjungi reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Macau, Minggu (13/5/2012).  KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOWisatawan mengunjungi reruntuhan bangunan Gereja St Paul, Macau, Minggu (13/5/2012).
EditorI Made Asdhiana
SEMARANG, KOMPAS.com - Destinasi wisata Makau di Provinsi Guangdong, Tiongkok, banyak dikunjungi turis Indonesia, salah satunya dari Jawa Tengah. "Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Makau terus bertambah setiap tahunnya," ujar PR & Communicaton Manager Macau Government Tourist Office Representative in Indonesia, Ningsih Chandra di Semarang, Jumat (17/10/2014).

Menurut Ningsih, tempat tersebut sebetulnya sudah lama menjadi idola bagi para wisatawan, tetapi pertumbuhan yang cukup signifikan mulai terasa sejak tahun 2009.

Tahun lalu, total kunjungan dari wisatawan Indonesia sebanyak 208 ribu orang, sedangkan untuk tahun ini target bertambah tiga ribu orang menjadi sekitar 211 ribu pengunjung.

Meski demikian, lanjut Ningsih, pihaknya mengakui kegiatan politik yaitu pemilihan anggota legislatif dan Presiden RI yang dilaksanakan beberapa waktu lalu berdampak pada penurunan tingkat kunjungan wisatawan Indonesia ke luar negeri, salah satunya ke Makau.

"Pemilu serta minimnya libur panjang juga berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat kita untuk wisata ke luar negeri. Kondisi ini tidak hanya terjadi di Makau tetapi juga destinasi wisata yang lain," katanya.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kapal-kapal terlihat di sungai Kota Makau dengan latar belakang Kota Zhu Hai, China, Minggu (13/5/2012). Macau mengembangkan berbagai industri seperti tekstil, elektronik dan mainan, serta menciptakan industri pariwisata kelas dunia dengan pilihan luas untuk hotel, resor, fasilitas olahraga, restoran dan kasino.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya pihaknya menargetkan pertumbuhan jumlah wisatawan lokal menuju Makau sekitar 5-6 persen atau sekitar 10 ribu wisatawan, untuk tahun ini targetnya hanya tumbuh sekitar 3 ribu wisatawan.

Meski demikian, menurut Ningsih, pihaknya berharap ada peningkatan jumlah wisatawan pada jelang akhir tahun ini. Beberapa faktor yang mendukung peningkatan jumlah wisatawan tersebut di antaranya pelaksanaan festival budaya dan diskon berbelanja.

"Fashion festival, kuliner, maupun budaya ini cukup banyak digelar sepanjang tahun terutama mulai Oktober hingga awal Januari tahun depan," katanya.

Makau merupakan daerah bekas jajahan Portugis. Salah satu peninggalan zaman penjajah yang saat ini dijadikan sebagai obyek wisata yaitu gedung-gedung peninggalan Portugis dengan arsitektur yang unik.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skema Bebas Karantina Thailand akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Skema Bebas Karantina Thailand akan Diterapkan Lagi Februari 2022

Travel Update
3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

3 Wisata Gunung Api Purba Gunungkidul Selain Nglanggeran dan Wediombo

Jalan Jalan
Wings Air akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Wings Air akan Buka Rute Ternate-Ambon PP, Tiket Mulai Rp 839.600

Travel Update
Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Pemerintah Kota Denpasar Lakukan Penataan UMKM di Pantai Sanur Bali

Travel Update
22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

Travel Update
Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Travel Tips
Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.