Kompas.com - 21/10/2014, 17:28 WIB
Para penari membawakan tarian turuk laggai dari Mentawai di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (3/9/2013). Pentas ini sekaligus menandai pameran kain kulit kayu bertajuk ”Fuya and Tapa: Bark Cloth Tradition in Indonesia and Oceania” yang akan digelar hingga 12 September 2013. Selain pameran, juga digelar diskusi dan pelatihan membuat kain kulit kayu. KOMPAS/IWAN SETIYAWANPara penari membawakan tarian turuk laggai dari Mentawai di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (3/9/2013). Pentas ini sekaligus menandai pameran kain kulit kayu bertajuk ”Fuya and Tapa: Bark Cloth Tradition in Indonesia and Oceania” yang akan digelar hingga 12 September 2013. Selain pameran, juga digelar diskusi dan pelatihan membuat kain kulit kayu.
EditorI Made Asdhiana
PADANG, KOMPAS.com - Destinasi pariwisata maritim di Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu unggulan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah itu.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di Padang, Selasa (21/10/2014) mengatakan karena dijadikan unggulan maka destinasi itu harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai.

Salah satu infrastruktur yang sangat mendukung pengembangan pariwisata, menurut Irwan, yakni ketersediaan jalan yang menghubungkan antara obyek wisata. Solusi terkait persoalan jalan di Mentawai itu dilakukan dengan pembangunan Trans Mentawai.

Irwan mengatakan, pembangunan Trans Mentawai seharusnya bisa selesai dua tahun lalu, karena anggaran untuk itu telah tersedia. Namun, hal itu tidak dapat terlaksana karena persoalan status hutan yang dilewati jalan Trans Mentawai. Hampir 80 persen wilayah Mentawai merupakan hutan produksi yang tidak bisa dialihfungsikan menjadi jalan tanpa izin kementerian terkait. "Persoalan ini membuat rencana pembangunan Trans Mentawai tertunda," katanya.

Meski demikian, Pemprov Sumatera Barat terus mencari upaya untuk meneruskan rencana itu. Salah satunya dengan cara sharing anggaran dengan pemerintah Kabupaten Mentawai. "Trans Mentawai ini sangat penting. Karena itu, untuk menyelesaikannya secara bertahap bisa diupayakan sharing anggaran Pemprov Sumbar dengan Pemkab Mentawai," katanya.

Bupati Mentawai Yudas Sibaggalet mengatakan Trans Mentawai merupakan salah satu proyek strategis di Mentawai. "Kita sudah mendapatkan lampu hijau untuk mendapatkan bantuan dari pusat melalui APBN guna meneruskan pembangunan Trans Mentawai ini," kata dia.

DOK INDONESIA.TRAVEL Nelayan di Mentawai
Dia mengatakan, untuk saat ini ada tiga kapal yang melayani transportasi antar pulau di Mentawai, ditambah satu kapal cepat Mentawai Fast milik PT Mentawai Anugrah Sejahtera Mas. "Kita juga sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang bersedia untuk membantu melalui sharing anggaran dengan Pemerintah Kabupaten Mentawai," katanya.

Selain Trans Mentawai, Pemerintah Kabupaten Mentawai, lanjut Yudas, juga telah bekerja sama dengan PT Telkom untuk pengadaan jaringan internet dengan kecepatan yang memadai di Mentawai.

Menurut dia, salah satu masukan dari wisatawan yang berkunjung ke Mentawai adalah penyediaan jaringan internet agar tetap bisa terhubung ke dunia luar saat berlibur di Mentawai.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

5 Hotel di Bogor untuk Staycation Bersama Keluarga Saat Mudik Dilarang

Jalan Jalan
5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

5 Kota Ramah Muslim di Eropa, Pas Dikunjungi Usai Pandemi

Jalan Jalan
Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X