Kompas.com - 25/10/2014, 15:12 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Marselinus menjelaskan, ada dua arah jalan menuju ke air terjun Cunca Rede, yakni melintasi jalan bagian bawah dan melintasi perbukitan dan jalan menurun menuju ke air terjun. Sesungguhnya ada dua air terjun di kawasan hutan ini, yang satunya Air Terjun Waemusur, namun, tidak terlalu tinggi. Justru yang sering dikunjungi wisatawan asing adalah Air Terjun Cunca Rede.

“Kita melintasi hutan yang masih asli dengan pohon-pohon yang sangat besar. Namun, pada musim hujan, apabila kita melintasi hutan ini, kita hati-hati dengan lintah darat. Selain itu wisatawan bisa mandi dibawah air terjun tersebut dengan merasakan air dinginnya,” jelasnya.

Menurut Marselinus, warga sering melihat wisatawan asing berwisata ke air Terjun Cunca Rede. Kadang-kadang dua kali sebulan dan bahkan akhir bulan Oktober 2014, ada sejumlah wisatawan asing yang sudah menginformasikan mau berkunjung ke air terjun ini. Barangkali di dunia luar sudah mengenal tentang air terjun ini sebab wisatawan selalu mengunjunginya walaupun dengan medan jalan yang sangat berat.

Camat Ranamese, Galus Ganggus kepada Kompas.com menjelaskan, potensi wisata alam, air terjun dan pantai yang indah tidak didukung dengan infrastruktur jalan yang bagus. Kabupaten Manggarai Timur memiliki kekayaan pariwisata yang belum disentuh dengan baik. Walaupun banyak keunikan yang berada di kecamatan-kecamatan, tetapi tidak didukung dengan jalan raya yang bagus.

“Turis yang nekat saja yang terus mengunjungi Air Terjun Cunca Rede, walaupun jalan raya dari Paka menuju ke Kampung Ntaur belum ada peningkatan pengaspalan jalan rayanya. Jalan rayanya masih bebatuan, walaupun ada dua jembatan yang sedang dibangun permanen. Geliat dari pariwisata keajaiban binatang Komodo sangat terasa di Manggarai Timur di mana wisatawan selalu melintasi wilayah Manggarai Timur setiap hari, baik dengan mobil maupun dengan motor," jelas Galus Ganggus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.