Kompas.com - 28/10/2014, 15:40 WIB
Atraksi tarian Manampalas Dahiang Baya dengan menggunakan “Mandau” senjata khas Dayak dari Kalimantan Tengah saat pembukaan acara Borneo Extravaganza 2014 di Mal Bali Galeria, Bali, Jumat (22/8/2014). 
ARSIP KEMENPAREKRAFAtraksi tarian Manampalas Dahiang Baya dengan menggunakan “Mandau” senjata khas Dayak dari Kalimantan Tengah saat pembukaan acara Borneo Extravaganza 2014 di Mal Bali Galeria, Bali, Jumat (22/8/2014).
EditorI Made Asdhiana
PALANGKARAYA, KOMPAS.com - Runner Up Putra Pariwisata Kalimantan Tengah 2014, Ananta Nurudi Sawung mengharapkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, bisa mendorong pertumbuhan pariwisata di Kalimantan Tengah (Kalteng). Mantan CEO PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. tersebut diharapkan bisa mengolah berbagai potensi pariwisata Kalteng serta menjadikan Kalteng primadona dalam industri pariwisata di tanah air.

Ananta berpendapat, ada banyak sekali obyek wisata di Kalteng yang dikenal dengan keindahan dan keunikannya, baik dari segi panorama alam maupun historis namun belum dikelola dengan optimal.

Beberapa obyek wisata unggulan seperti Taman Nasional Tanjung Puting (tempat konservasi orangutan pertama di Indonesia dan telah ditetapkan UNESCO sebagai cagar alam biosfer dunia) dan Sungai Kahayan dan Barito yang kini dikenal masyarakat dengan kegiatan wisata susur sungai dianggap membutuhkan pengembangan dan perhatian lebih.  

Area hutan yang mencapai 80 persen dari luas wilayah juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pariwisata di wilayah ini karena terdapat banyak potensi fauna dan flora khas yang dimiliki tiap daerah di Kalteng.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Wisatawan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
“Saya yakin, kekayaan berupa hutan dan sungai di Kalteng tidak kalah dibandingkan dengan Amazon. Tapi perlu peran serta semua pihak untuk tidak hanya mempromosikan kekayaan alam Kalteng, namun juga komitmen untuk menjaga kekayaan tersebut agar bisa bertahan dalam waktu yang lama," paparnya.

Menurut Ananta, Kalteng memiliki potensi budaya yang sangat besar, keberagaman suku dan keindahan alam menjadi hal penting yang bisa dipasarkan sebagai paket pariwisata. Setiap tahun, Kalteng menyelenggarakan Festival Budaya Isen Mulang untuk memamerkan kekayaan budaya tersebut.

"Tentu, butuh kerja keras dan komitmen dari segenap pihak untuk memasarkan potensi budaya Kalteng secara profesional agar bisa setara dengan Jember Fashion Carnival, Festival Teluk Jailolo maupun Festival Pesta Danau Toba. Namun, kami optimistis industri pariwisata Kalteng bisa bersaing," ujar Ananta.

Peran Pemuda

Sementara itu, Putri Pariwisata Kalimantan Tengah 2013 Fia Delfia Adventy yang akan berangkat ke Pemilihan Duta Wisata Indonesia (PDWI) 2014 di Pekanbaru mendampingi Ananta menuturkan pentingnya peran serta para pemuda dalam upaya pengembangan pariwisata di Kalteng.

ARSIP ADWINDO Putri Pariwisata Kalteng 2013 Fia Delfia Adventy saat menampilkan Tari Iruang Wundrung pada Pesta Kesenian Bali ke-36 di Taman Budaya Denpasar, Bali.
Fia berpendapat salah satu cara meningkatkan pariwisata adalah dengan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di sekitar obyek wisata, dalam hal ini pemuda bisa turun berperan untuk memberikan beragam pelatihan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat.

Para turis umumnya berkunjung tidak sekadar untuk melihat sebuah obyek wisata, mereka juga ingin menikmati budaya yang dimiliki oleh penduduk sekitar. Tidak sedikit wisatawan yang datang hanya untuk menikmati kearifan lokal sebuah komunitas masyarakat, seperti yang bisa kita lihat di masyarakat Baduy, Tanah Toraja, Bali, dan Danau Toba.

"Saya rasa ini saatnya pemuda bisa memberikan pelatihan bahasa Inggris atau pelatihan lain untuk meningkatkan nilai produk buatan masyarakat dayak seperti misalnya pelatihan mengemas atau memasarkan produk. Mungkin Menteri Pariwisata Arief Yahya bisa mulai menjadikan pelatihan bahasa, pengemasan, dan pemasaran sebagai salah satu fokus untuk mengembangkan industri pariwisata kita,” tutur Fia.

KOMPAS/DWI BAYU RADIUS Kapal Motor Lasang Teras Garu menyusuri Sungai Kahayan di Kalimantan Tengah.
Menurut Fia, pengembangan industri pariwisata Indonesia tidak akan bisa dilakukan tanpa peran serta segenap pemangku kepentingan atau stakeholders. Kehadiran pejabat yang baru di lingkungan Kementerian Pariwisata yang memiliki latar belakang profesional merupakan sebuah harapan bagi industri pariwisata.

"Ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk mendukung pemerintah dalam menjalankan tugasnya. Pemuda, Pemerintah, dan pihak swasta harus bahu membahu dalam mengembangkan industri pariwisata, khsususnya di Kalteng," tambah Fia. (*)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Daftar Visa on Arrival Kunjungan Wisata Ditambah, Jadi 60 Negara

Travel Update
Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Siapkan SDM Pariwisata, Labuan Bajo Akan Bangun Poltekpar

Travel Update
Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Syarat Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19, Ini Kata Pelaku Industri Pariwisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.