Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/11/2014, 11:33 WIB
EditorI Made Asdhiana
TANAH Papua seolah tak pernah habis dengan kekayaan wisata baharinya. Setelah publik internasional takjub dengan pesona Raja Ampat dan Teluk Cenderawasih, ternyata masih ada salah satu destinasi wisata bahari yang mengundang decak kagum. Itulah Pantai Harlem, surga kecil di Jayapura.

Pantai Harlem adalah salah satu obyek wisata yang terletak di Kabupaten Jayapura, Papua, tepatnya di Kampung Tablanusu, Distrik Depapre. Kompas mengunjungi tempat itu pada 13 September lalu. Dengan menyewa sebuah mobil jenis multipurpose vehicle, bersama tiga wisatawan lain, kami bertolak dari Kota Jayapura tepat pukul 09.00 WIT.

Perjalanan ke Harlem memakan waktu sekitar dua jam dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer. Lamanya waktu perjalanan disebabkan oleh kondisi jalan dari arah Sentani menuju Depapre yang kurang baik. Banyak ruas jalan berlubang, penuh debu, dan sempit.

Namun, semua kekurangan itu terbayar dengan keindahan alam di sejumlah daerah yang kami lewati, seperti Waibron dan Moy. Warga setempat sangat ramah dan tak sungkan untuk mengucapkan selamat siang kepada wisatawan dalam mobil itu. Di pinggiran jalan, banyak warga menjajakan aneka buah-buahan segar, seperti rambutan dan duku.

Sekitar pukul 11.00 WIT, kami tiba di dermaga Depapre. Untuk mencapai Harlem, perjalanan hanya bisa ditempuh dengan jalur laut. Belum ada jalan yang memadai untuk kendaraan bermotor ke tempat itu karena harus melintasi perbukitan. Kami pun menyewa sebuah kapal cepat berkapasitas 10 orang dengan tarif Rp 350.000 untuk perjalanan pergi dan pulang.

Perahu kami melintasi Laut Depapre yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik. Sekitar 15 menit perjalanan, tampak dari kejauhan keindahan Pantai Harlem dengan airnya yang berwarna kehijauan dan sangat jernih. Sekitar 10 meter sebelum mendekat bibir pantai, tampak jelas aneka biota laut dan ikan berukuran kecil. Namun, tak terlalu banyak terumbu karang.

Pantai ini sangat cocok bagi Anda yang menyukai olahraga menyelam. Pasirnya berwarna putih dan sangat halus. Tak ada sama sekali kerikil.

Tempat teduh

Harlem memiliki garis pantai sepanjang sekitar 700 meter. Suasana di tempat itu sangatlah teduh, disertai embusan angin yang pelan. Terdapat banyak pohon kelapa, bintanggur, dan sagu yang tumbuh di tepi pantai.

Di Harlem, warga setempat menyediakan berbagai fasilitas bagi pengunjung, antara lain lima pondok dan empat kamar mandi untuk berganti pakaian. Pengunjung dikenai tarif Rp 150.000 untuk menyewa satu pondok. Warga juga membuat dua ayunan tali yang diikatkan ke pohon.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+