Kompas.com - 04/11/2014, 12:51 WIB
Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah membuka Festival Tabot 2014, Jumat (24/10/2014), di Lapangan Merdeka, Bengkulu. KOMPAS.COM/FIRMANSYAHGubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah membuka Festival Tabot 2014, Jumat (24/10/2014), di Lapangan Merdeka, Bengkulu.
EditorI Made Asdhiana
BENGKULU, KOMPAS.com - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu mengungkapkan, penyelenggaraan Festival Tabot 2014 yang baru saja berakhir pada 10 Muharram 1436 Hijriah atau (3/11/2014) baru bisa menarik wisatawan domestik.

"Kita akui, penyelenggaraan kali ini belum bisa menarik wisatawan asing, namun untuk penyelenggaraan sudah lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Edi Nevian, di Bengkulu, Senin (3/11/2014).

Edi mengungkapkan, kurangnya minat wisatawan asing, bukan karena buruknya penyelenggaraan, namun karena lemah di sisi publikasi dan promosi.

"Kita tidak menutup mata atas kekurangan penyelenggaraan. Kita akui, kurang publikasi karena dana terbatas, untuk menggelar festival berskala internasional, membutuhkan anggaran yang besar, APBD Provinsi Bengkulu belum sanggup mengalokasikannya," katanya.

Untuk Festival Tabot 2014, menurut Edi, Pemerintah Provinsi Bengkulu, hanya memiliki anggaran untuk membantu keluarga kerukunan tabot, guna biaya pembuatan tabot dan persiapan ritual.

"Oleh karena itu, alokasi anggaran publikasi jadi terbatas. Namun ini akan menjadi bahan evaluasi kami, guna menyelenggarakan festival tahun depan, demi mewujudkan festival berskala internasional, kami sudah mengajukan event ini menjadi salah satu agenda nasional," katanya.

Untuk merealisasikan festival berskala internasional tersebut dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Festival Tabot 2014 diselenggarakan selama sepuluh hari mulai dari 25 Oktober hingga 3 November 2014, atau 1-10 Muharam 1436 Hijriah.

Selain rangkaian ritual mulai dari pengambilan tanah, arakan tabot, sampai pada kegiatan puncak 10 Muharam, yakni "tabot besanding" dan "tabot tebuang", festival juga dimeriahkan dengan berbagai macam lomba dan kesenian dari berbagai kabupaten dan kota di Bengkulu.

Selain itu festival juga dimeriahkan dengan adanya lomba telong-telong, menjara, beradu dol serta kegiatan pasar rakyat yang dikonsentrasikan di Lapangan Merdeka Bengkulu.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Travel Tips
Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Megahnya Predjama, Kastel Terbesar Dunia yang Dibangun di Mulut Gua

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Berencana Jalan-jalan? Simak Dulu Peruntungan 12 Shio Sepanjang 2022

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.