Kompas.com - 04/11/2014, 17:12 WIB
Pantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, kini menjadi tujuan wisata surfing baru. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkenalkan pantai tersebut lewat kompetisi surfing internasional, Jumat (23/5/2014). KOMPAS/SIWI YUNITA CAHYANINGRUMPantai Pulau Merah di Banyuwangi, Jawa Timur, kini menjadi tujuan wisata surfing baru. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memperkenalkan pantai tersebut lewat kompetisi surfing internasional, Jumat (23/5/2014).
EditorI Made Asdhiana
SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 161.788 wisatawan mancanegra (wisman) mengunjungi Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Internasional Juanda antara Januari-September 2014 atau meningkat 0,17 persen dibandingkan jumlah wisman periode sama tahun lalu sebanyak 161.521 orang.

"Kondisi itu disebabkan masih besarnya animo masyarakat asing untuk berkunjung ke sejumlah obyek wisata di Jatim," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, M Sairi Hasbullah, di Surabaya, Selasa (4/11/2014).

Sementara, lanjut Sairi, pada bulan September 2014 jumlah kunjungan wisman ke Jatim hanya mencapai 17.124 orang. Angka tersebut turun 6,11 persen dibandingkan jumlah wisatawan bulan sebelumnya. "Pada bulan Agustus 2014, jumlah wisatawan asing ke Jatim mencapai 18.239 orang," ujarnya.

Namun, pada bulan September 2014 wisatawan asal Malaysia mendominasi angka kunjungan wisatawan asing ke Jatim sebanyak 3.249 orang. Besaran itu meningkat 8,41 persen. "Posisi berikutnya Singapura 2.053 orang atau naik 16,65 persen. Lalu, wisatawan Tiongkok sebanyak 1.226 orang atau turun 17,88 persen dibandingkan Agustus 2014," katanya.

Dari sisi tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang di Jatim, lanjut Sairi, pada bulan September 2014 mencapai 52,87 persen atau naik 3,38 persen dibandingkan TPK bulan Agustus 2014 sebanyak 49,49 persen. "Sesuai klasifikasi bintang, TPK hotel bintang lima pada bulan September 2014 mencapai 68,70 persen. Kinerja ini pencapaian TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel bintang lainnya," katanya.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Wisatawan menikmati keindahan pagi kawasan Gunung Bromo dari atas Gunung Penanjakan, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (23/4/2013). Gunung Bromo masih menjadi tujuan wisata utama di Jawa Timur dengan jumlah pengunjung rata-rata 10.000 orang per bulan.
Kemudian, TPK hotel bintang dua sebesar 60,22 persen. Diikuti hotel bintang empat sebesar 58,18 persen, hotel bintang tiga 41,90 persen, dan hotel bintang satu sebesar 35,45 persen. "Terkait rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing pada hotel bintang selama bulan September 2014 mencapai 2,24 hari. Angka ini turun 0,44 poin dibanding Agustus lalu sebanyak 2,86 hari," katanya.

Untuk RLMT nasional, pada bulan September 2014 mencapai 1,78 hari atau turun 0,12 poin dibandingkan Agustus 1,9 hari. "Secara keseluruhan RLMT pada bulan September 2014 sebesar 1,83 hari atau turun 0,16 poin dibandingkan bulan sebelumnya mencapai 1,99 hari," tambah Sairi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.