Kompas.com - 04/11/2014, 18:45 WIB
Istano Basa Pagaruyung, Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013). Rumah tradisional bergaya khas Minangkabau ini digunakan sebagai tempat jamuan makan saat pelaksanaan Tour de Singkarak 2013. KOMPAS IMAGES / KRISTIANTO PURNOMOIstano Basa Pagaruyung, Nagari Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (4/6/2013). Rumah tradisional bergaya khas Minangkabau ini digunakan sebagai tempat jamuan makan saat pelaksanaan Tour de Singkarak 2013.
EditorI Made Asdhiana
PADANG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumatera Barat, Burhasman mengatakan, pihaknya tidak akan mengistimewakan obyek wisata maritim dibandingkan obyek wisata lain, karena semua memiliki potensi masing-masing.

"Wisatawan punya selera masing-masing terhadap obyek wisata, karena itu kami mengembangkan semua obyek wisata yang potensial baik maritim maupun untuk wisata lain yang ada di Sumbar," katanya di Padang, Selasa (4/11/2014).

Menurut Burhasman, potensi dan karakteristik setiap obyek wisata bisa membantu para wisatawan langsung kepada tujuannya, seperti Sawahlunto sebagai wisata kembang, Bukittinggi sebagai wisata alam, belanja dan peninggalan sejarah.

Kemudian Tanah Datar sebagai wisata kebudayaan, Pesisir Selatan siap sebagai wisata laut dan bahari, dan Mentawai sebagai wisata selancar serta budaya setempat. "Jadi kami tidak mengkhususkan pada salah satu obyek wisata saja," ujarnya.

Untuk saat ini, tambah Burhasman, obyek wisata yang baru berkembang di Sumbar adalah wisata bahari di Pesisir Selatan, yang terkenal dengan kawasan wisata Mandeh.

BARRY KUSUMA Pantai Pagang di Sumatera Barat.
Sedangkan untuk potensi lain yang belum berkembang seperti di Pasaman Barat, namun obyek wisata ini akan berkembang sejalan dengan obyek wisata lainnya yang berada di kawasan tersebut.

Pengembangan pariwisata yang dilakukan pemerintah daerah di Sumbar saat ini dinilai positif oleh masyarakat setempat maupun pimpinan instansi terkait.

"Kami hanya berusaha melakukan apa yang terbaik untuk Sumbar dan bisa kami lakukan sesuai sumber daya yang ada," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X