Kompas.com - 06/11/2014, 12:03 WIB
Dua ekor buaya muara (Crocodylus porosus) yang sudah diawetkan, asal Kutai kartanegara, Kaltim, dan merupakan buaya yang pernah memangsa manusia, dibawa ke Jakarta untuk dipamerkan dalam Festival Budaya Sei Mahakam di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (4/11/2014). Festival berlangsung 6-16 November, diselenggarakan oleh Yayasan Total Indonesia bersama Bentara Budaya Jakarta. KOMPAS.com / DINO OKTAVIANO KOMPAS.com / DINO OKTAVIANODua ekor buaya muara (Crocodylus porosus) yang sudah diawetkan, asal Kutai kartanegara, Kaltim, dan merupakan buaya yang pernah memangsa manusia, dibawa ke Jakarta untuk dipamerkan dalam Festival Budaya Sei Mahakam di Bentara Budaya Jakarta, Selasa (4/11/2014). Festival berlangsung 6-16 November, diselenggarakan oleh Yayasan Total Indonesia bersama Bentara Budaya Jakarta. KOMPAS.com / DINO OKTAVIANO
EditorFikria Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com — Dua ekor buaya muara (Crocodylus porosus) yang sudah diawetkan, asal Kutai Kartanegara, Kaltim, dan merupakan buaya yang pernah memangsa manusia, dibawa ke Jakarta untuk dipamerkan dalam Festival Budaya Sei Mahakam di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (6/11/2014).

Festival yang diselenggarakan oleh Yayasan Total Indonesia bersama Bentara Budaya Jakarta, ini berlangsung mulai 6-16 November 2014 di Bentara Budaya Jakarta dan terbuka gratis untuk umum. Acara berlangsung dari pukul 10.00 hingga pukul 18.00.

“Dalam Festival Budaya Sei Mahakam ini kami juga memiliki kegiatan interaktif untuk pengunjung, seperti belajar tari Dayak, demo masak makanan khas Kutai dan Dayak serta bincang-bincang dengan para perajin anyaman, ketinting dan tenun Ulap Doyo,” kata Eddy Mulyadi, Ketua Yayasan Total Indonesia.

Selain pameran dan pertunjukan, dalam festival ini juga diselenggarakan seminar-seminar dengan topik “Keraton Kutai, Masa Lalu, Kini Dan Yang Akan Datang”, “Potensi Pariwisata Kutai Kartanegara” dan “Pesut Mahakam”.

Berikut agenda Festival Budaya Sei Mahakam:

Kamis, 6 November 2014
Pukul 19.00

  • Peresmian pameran oleh Gubernur Propinsi Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak
  • Pementasan Tari Jepen dari Sanggar Tari Gubang
  • Pemutaran Video Sei Mahakam
  • Mengunjungi Pameran

Jumat, 7 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
14.00 - 16.00
  • Seminar “Keraton Kutai Masa Lalu, Kini dan yang Akan Datang“ Pembicara: Dr H.A.P.M. Harryanto Bachroel. Gelar: Pangeran Harry Gondo Prawiro (Menteri Sekretaris Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura). Prof Dr Edi Sedyawati.
16.00 - 18.00
  • Demo Masakan khas Kutai kerjasama dengan Tabloid Saji
19.00 - 20.30
  • Pesona Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura
  • Upacara Adat Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura
  • Tarian Keraton oleh Kerabat Keraton Kutai Kartanegara Ing Martadipura.

Sabtu, 8 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
16.00 - 17.00
  • Peragaan Busana Suku Kutai oleh Sanggar Tari Gubang
19.00 - 20.00
  • Pementasan Tari Jepen oleh Sanggar Tari Gubang
20.00 - 21.30
  • Pentas Teater Rakyat Mamanda oleh Sanggar Panji Berseri dari Tenggarong Kutai Kartanegara.

Minggu, 9 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
14.00 - 15.00
  • Meet the Maker: Syafruddin (perajin Ketinting), Hamidah Imam (perajin Ulap Doyo dan Sulam Tumpar), Hangin Bang (penganyam).
16.00 - 18.00
  • Pentas Tari Jepen oleh Sanggar Tari Gubang.

Senin, 10 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
14.00 - 17.00 Seminar “Potensi Pariwisata Kutai Kartanegara dan Buaya Muara”


Selasa, 11 November 2014

10.00 - 18.00

  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
09.00 - 17.00
  • Kunjungan siswa sekolah

Rabu, 12 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
09.00 - 17.00
  • Kunjungan siswa sekolah

Kamis, 13 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
09.00 - 17.00
  • Kunjungan siswa sekolah
14.00 - 16.00
  • Seminar “Selamatkan Pesut Mahakam” Pembicara: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, TOTAL E&P INDONESIE, Institut Pertanian Bogor, Yayasan Konservasi RASI (Rare Aquatic Species of Indonesia).

Jumat, 14 November 2014
10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
14.00 - 16.00
  • Demo memasak Makanan Khas Dayak oleh Ibu Hangin Bang kerjasama dengan Tabloid Saji.
16.00 - 17.00
  • Pentas Tari Dayak oleh Sanggar Tari Pokan Takaq dari Tenggarong Kutai Kartanegara.

Sabtu, 15 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
16.00 - 17.00
  • Pentas Tari Dayak oleh Sanggar Tari Pokan Takaq dari Tenggarong Kutai Kartanegara.

Minggu, 16 November 2014

10.00 - 18.00
  • Pameran untuk umum
  • Demo: Anyaman, Tenun Ulap Doyo dan Sulam Tumpar
  • Virtual Tour
16.00 - 18.00
  • Penutupan
  • Peragaan busana suku Dayak oleh Sanggar Tari Pokan Takaq dan Koleksi Batik Chic.
  • Pentas Tari Dayak oleh Sanggar Tingang Madaang Jakarta.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Travel Update
Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Travel Update
Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Travel Update
Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X