Kompas.com - 06/11/2014, 18:39 WIB
Dua penari Sanggar Bina Remaja tengah menari Legong di depan sekitar 100 wisatawan asing di halaman depan Puri Agung Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (11/12/2013) malam. Budaya dan adat yang bertahan menjadikan Ubud dikenal dan mendunia. Selain ketenangan dan kenyamanan Ubud yang jauh dari hingar bingar musik modern. KOMPAS/AYU SULISTYOWATIDua penari Sanggar Bina Remaja tengah menari Legong di depan sekitar 100 wisatawan asing di halaman depan Puri Agung Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (11/12/2013) malam. Budaya dan adat yang bertahan menjadikan Ubud dikenal dan mendunia. Selain ketenangan dan kenyamanan Ubud yang jauh dari hingar bingar musik modern.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya berencana melakukan kunjungan ke Bali pada 7-8 November 2014. Ia menuturkan akan bertemu langsung dengan tokoh-tokoh pariwisata.

"Bagaimanapun Bali adalah ikon pariwisata dunia," katanya saat ditemui di sela-sela Indonesian Dance Festival di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (5/11/2014).

Rencananya, Arief ingin mengukur nilai Bali sebagai destinasi wisata di mata dunia. Sebagai panduannya adalah menggunakan Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum.

Arief mengaku belum mengetahui nilai Bali jika diukur melalui laporan indeks tersebut. Tak hanya Bali, daerah-daerah lain juga akan diukur untuk melihat daya saingnya sebagai destinasi wisata di kelas dunia.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi wisatawan saat mengunjungi pasar tradisional di Pasar Ubud, Gianyar, Bali beberapa waktu lalu.

"Nantinya kita buatkan peringkat top 10 destination. Kita fokus di Top 10 itu. Kita di kementerian memang sudah punya 16 destinasi. Tapi kalau tidak bisa diukur, kita tidak bisa manage," katanya.

Arief juga menuturkan perjalanannya ke Bali salah satunya adalah untuk datang ke Ubud. Ia akan berkunjung ke Museum of Marketing 3.0 yang berada di Ubud, Bali. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.