Kompas.com - 06/11/2014, 19:53 WIB
Opera Jelajah Anak Indonesia mementaskan drama musikal berjudul Cupak dan Gerantang di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu (12/2/2012). Cerita dalam opera tersebut diadaptasi dari dongeng rakyat Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang dua orang saudara berbeda sifat namun saling bantu membantu menjalankan roda kerajaan. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Opera Jelajah Anak Indonesia mementaskan drama musikal berjudul Cupak dan Gerantang di Gedung Kesenian Jakarta, Minggu (12/2/2012). Cerita dalam opera tersebut diadaptasi dari dongeng rakyat Lombok, Nusa Tenggara Barat yang menceritakan tentang dua orang saudara berbeda sifat namun saling bantu membantu menjalankan roda kerajaan.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Seni tari klasik maupun kontemporer Indonesia yang ditampilkan dalam berbagai acara seperti Indonesian Dance Festival 2014 dipandang dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebutkan dari segi ekonomi, 60 persen pendapatan pariwisata Indonesia didorong dari aspek budaya.

"Jadi ini sekitar 200 triliun (rupiah), tapi yang kembali ke pekerja seni tidak terlalu besar, kurang dari 50 triliun," kata Arief saat menyaksikan Indonesian Dance Festival (IDF) 2014, di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (5/11/2014) malam.

Ia menuturkan perlunya sebuah ekosistem pariwisata, sehingga pekerja seni tidak berdiri sendiri, tetapi melibatkan berbagai pihak, mulai dari akademisi, guru seni, pelaku usaha, pemerintah, sampai komunitas.

"Kalau dari segi bisnis, perlu adanya kalender event, lalu fasilitasi agar seluruh travel agent di dunia dan indonesia bisa masukan dalam kalender mereka," ungkapnya.

Arief mengakui seni pertunjukan di Indonesia lemah di sisi pemasaran, terutama ketika mengemasnya sebagai produk pariwisata.

Ke depan, Kementerian Pariwisata berencana untuk membuat platform televisi digital (online television) supaya bisa diakses di seluruh dunia. Juga, dokumentasi digital kesenian Indonesia. Targetnya, televisi digital bisa diluncurkan Januari 2015 yang konten akan diisi sanggar tari, IKJ (Institut Kesenian Jakarta), maupun pihak lain yang terkait.

"Ketiga (dukungan pemerintah) adalah masalah hak cipta," kata Arief.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO Pementasan The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka dengan lakon Sumpah Abimanyu di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Selasa (30/4/2013). The Indonesian Opera Drama Wayang Swargaloka menyajikan seni tradisional dalam kemasan baru yang merupakan perpaduan antara wayang orang, wayang kulit, seni musik, seni rupa, dan teater modern.
Rencana lainnya adalah Arief ingin Gedung Kesenian Jakarta (GKJ) juga menjadi tempat kaum muda. Ia ingin GKJ ada fasilitas internet via Wifi.

IDF digelar dua tahun sekali dan tahun ini merupakan kali ke-20. Festival bertaraf internasional itu menampilkan ratusan penari dan 15 koreografer dari mancanegara seperti Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Singapura, Jerman, Perancis, dan Belgia.

Tahun ini, festival bertema "Expand" dan berlangsung lima hari pada 4-8 November 2014. Acara berlangsung di Teater Kecil TIM, Gedung Kesenian Jakarta, Goethe Haus, Salihara, dan Teater Luwes IKJ.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Menelusuri Sudut-sudut 'Nyeni' di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Menelusuri Sudut-sudut "Nyeni" di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.