Kompas.com - 07/11/2014, 09:09 WIB
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika berjanji dan berkomitmen memberikan ruang bagi para seniman modern untuk berekspresi dan mengembangkan bakat dan karya mereka.

"Para seniman modern perlu ruang untuk berkreasi menyumbangkan kreativitas bakat karya. Mereka memiliki potensi yang besar, namun yang jadi persoalan mereka hanya memerlukan ruang, perlu kesempatan, tempat dan dana," katanya saat menjadi pembicara utama dalam acara Sarasehan Seniman Bali di Denpasar, Kamis (6/11/2014).

Pastika mengapresiasi kreativitas yang sudah dihasilkan para seniman Bali. "Saya sangat setuju karena akan menjadi cikal-bakal industri kreatif seperti desain, fashion, teater, seni rupa, seni suara dan seni lainnya. Itulah industri kreatif sesungguhnya dan itu jauh lebih berharga dari komoditas industri yang lain karena tidak akan pernah habis," ujarnya.

Menurut Pastika, orang Bali itu kreatif, inovatif, "nyeni", dan itulah yang perlu dikembangkan serta bagaimana memanfaatkannya sehingga menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis. Hidup tanpa jiwa kewirausahaan dinilainya tidak hidup.

Pastika menambahkan bahwa seni modern itu harus saling mengisi dengan seni tradisional.

Di sisi lain, Pastika menilai kegiatan tersebut hampir sama dengan wadah "Bali Bebas Berbicara Apa Saja" yang memberikan kesempatan kepada para seniman Bali modern untuk berpartisipasi membuka peluang bagi para seniman.

"Saya lebih banyak ingin mendengar. Seni itu hidupnya panjang. Apalah arti hidup tanpa seni. Saya bukan orang seni, tapi saya pecinta dan menikmati seni, seni itu relatif dan subjektif," ujarnya.

WWW.BULELENGFESTIVAL.COM Tari Teruna Jaya di Buleleng Festival, Singaraja, Bali, Jumat (23/8/2013).
Pada kesempatan itu disampaikan berbagai pendapat, di antaranya pameran Bali Mahalango yang dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberikan ruang kepada seniman modern berekspresi di samping seniman tradisional, yang sudah dapat ditonton selama acara Pesta Kesenian Bali.

Muncul pula ide pembuatan "Bali International Art" serta kritikan terhadap sepinya taman budaya yang hanya dikunjungi saat tertentu seperti PKB, Bali Mahalango dan pameran pembangunan, sementara di sisi lain Bentara Budaya cukup ramai.

Hadir pula dalam acara itu Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Ketut Suastika, budayawan Prof Dibia, Kepala Biro Humas Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra dan para jurnalis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Syarat Terbaru Pendakian Gunung Slamet via Bambangan, Siapkan Surat Dokter

Travel Tips
Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Pasar Seni Desa Kenalan Borobudur, Satukan Air Suci dari 3 Sumber Berbeda

Travel Update
Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Pemegang Paspor RI yang Akan ke Jerman Bisa Ajukan Pengesahan Tanda Tangan di Kanim

Travel Update
18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

18 Pelanggaran pada Pendakian Gunung Prau, Ada yang Sanksinya Pidana

Travel Tips
Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Tour 6 Hari 5 Malam di Pulau Flores, Kunjungi Kampung Tradisional

Jalan Jalan
Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Hotel Artotel Batam Dibuka, Tawarkan Tarif Menginap Mulai Rp 598.000

Travel Update
Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travelin Fest Digelar di Bandara Soekarno-Hatta, Tawarkan Aneka Promo

Travel Promo
Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Apa Bedanya Paspor Biasa dan Paspor Elektronik?

Travel Tips
HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

HUT Ke-77 RI, TikTok Ajak 4 Kreator Promosi Wisata Indonesia Selama 77 Jam

Travel Update
Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Panduan Wisata Jakarnaval 2022 di Ancol, Cara Pesan Tiket dan Rutenya

Travel Tips
Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Jelang HUT Ke-77 RI, Kuota Pendakian Gunung Binaiya Maluku Penuh

Travel Update
Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Mengenal Desa Wisata Undisan Bali yang Berbasis Komunitas Adat

Jalan Jalan
Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Jadi Lokasi Wahana Kereta Zombie, LRT Jakarta Tetap Beroperasi Normal

Travel Update
Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Sensasi Train to Apocalypse Jakarta, Kabur dari Zombie di Stasiun LRT

Jalan Jalan
Pop Art Jakarta 2022 di Senayan Park Dibuka Gratis untuk Umum

Pop Art Jakarta 2022 di Senayan Park Dibuka Gratis untuk Umum

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.