Promosi Pariwisata Lombok-Sumbawa di Langit Indonesia

Kompas.com - 07/11/2014, 10:35 WIB
TRIBUN / HERUDIN Parade Budaya Lombok Sumabawa 2013 di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2013). Parade budaya yang diikuti kabupaten-kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu promosi wisata untuk mengajak wisatawan mengunjungi NTB.
MATARAM, KOMPAS.com - Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat mempromosikan pariwisata Lombok-Sumbawa melalui kerja sama dengan PT Garuda Indonesia dengan slogan "Lombok-Sumbawa di Langit Indonesia".

Ketua BPPD NTB Taufan Rahmadi di Mataram, Rabu (5/11/2014), mengatakan kalimat "Lombok-Sumbawa di Langit Indonesia" merupakan pilihan kata pembuka video promosi pariwisata yang akan ditayangkan maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk ditonton oleh penumpangnya.

"Video pariwisata NTB itu nanti akan ditayangkan perdana di pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 430 rute Bandara Cengkareng-Bandara Internasional Lombok," katanya.

Peluncuran video promosi Lombok-Sumbawa itu rencananya akan digelar pada 19 November 2014, dan akan diresmikan penayangannya oleh Gubernur NTB HM Zainul Majdi.

BPPD NTB juga sudah mengundang Menteri Pariwisata Arief Yahya untuk turut serta bersama rombongan Gubernur NTB dari Bandara Cengkareng menuju Bandara Internasional Lombok, sambil menonton video "Lombok-Sumbawa di Langit Indonesia", di dalam pesawat.

KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Peserta Parade Budaya Lombok Sumbawa 2013 beratraksi saat berada di halaman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Jakarta, Minggu (16/6/2013). Parade budaya yang diikuti kabupaten-kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu promosi wisata untuk mengajak wisatawan mengunjungi NTB.
Menurut Taufan, peluncuran video promosi pariwisata Lombok-Sumbawa akan dimeriahkan pentas budaya tarian Lombok-Sumbawa.

Catwalk tiga putri pariwisata NTB juga akan meramaikan acara bersejarah itu. "Ini unik, karena baru pertama dilakukan Garuda Indonesia dan BPPD NTB, menggelar pentas budaya tarian Lombok di atas pesawat," ujarnya.

Taufan mengatakan promosi melalui video tentang pariwisata NTB di dalam pesawat Garuda Indonesia merupakan terobosan pertama yang dilakukan BPPD NTB bekerja sama dengan maskapai penerbangan nasional.

Upaya itu merupakan tindak lanjut dari arahan gubernur yang menginginkan agar BPPD NTB mencari metode baru dalam rangka mempromosikan pariwisata daerah. "Syukur manajemen PT Garuda Indonesia merespon harapan gubernur dan masyarakat NTB melalui tayangan video di dalam pesawatnya," ucap Taufan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB M Nasir, menyambut baik upaya promosi yang dilakukan BPPD NTB.

TRIBUN / HERUDIN Parade Budaya Lombok Sumabawa 2013 di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (16/6/2013). Parade budaya yang diikuti kabupaten-kabupaten di Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu promosi wisata untuk mengajak wisatawan mengunjungi NTB.
Menurut dia, media promosi itu tentu akan mempermudah pemerintah daerah, khususnya Disbudpar bersama BPPD NTB dalam melanjutkan tugas promosi. "Tentu banyak orang yang akan melihat video pariwisata itu. Sebanyak orang menonton televisi atau membaca koran. Ini mempermudah kerja kami," katanya.

Nasir menekankan promosi di maskapai penerbangan Garuda Indonesia, tidak menyurutkan pemerintah daerah terus berpromosi menggunakan media lain dan cara konvensional.

Pemerintah daerah juga terus meningkatkan intensitas promosi ke sejumlah pasar baru wisata NTB. "Meski demikian, pemerintah daerah tetap memupuk pasar potensial wisatawan ke Lombok-Sumbawa yang sudah ada," ujarnya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


EditorI Made Asdhiana
SumberAntara
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X