Asinan Sedap Gedung Dalam, Oleh-oleh Klasik dari Bogor

Kompas.com - 10/11/2014, 09:08 WIB
Asinan Sedap Gedung Dalam, Bogor. KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMANAsinan Sedap Gedung Dalam, Bogor.
|
EditorI Made Asdhiana

 

BOGOR, KOMPAS.com - "Tanggal 10 November tahun ini, kami genap 36 tahun," kata Monik, salah satu keturunan kedua pemilik Asinan Sedap Gedung Dalam, Bogor. Diawali menjadi tukang buah keliling, Asinan Sedap Gedung Dalam sudah menjadi ikon oleh-oleh kota hujan.

Asinan khas kota bogor ini terbagi 2 macam, asinan buah dan asinan sayur. Asinan buah terdiri dari potongan buah-buahan yang direndam dengan air gula. Ada pepaya, kedondong, bengkoang, jambu, ubi, salak dan beberapa buah lainnya. "Semua buahnya lokal, nggak ada yang impor. Jadi segar. Nih coba deh," kata Monik.

Tak salah memang, rasanya segar dan renyah. Aromanya juga tidak menyengat. "Gulanya gula pasir biasa. Bukan gula biang. Yang penting tanpa pengawet. Kalau bahannya jelek hasilnya nggak akan segar," ujarnya.  

Asinan sayur terdiri dari campuran sayur segar tanpa direndam dengan air apapun seperti kol, timun, wortel, dan toge. Sayuran hanya dicuci bersih. Saat akan disantap, baru buah-buahan atau sayuran dicampur dengan kuah asinan. “Kuahnya campuran cabe merah bukan pewarna," kata Monik.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Asinan Sedap Gedung Dalam, Bogor yang selalu ramai pengunjung pada akhir pekan.

Tak heran rasa dasar asinan ini memang pedas asam. Wah, benar-benar segar rasanya. Dijamin bisa bikin mata melek. Sayuran yang segar dimakan dengan kuah pedas. Kalau buah, rasa manisnya ditabrak dengan pedas dan asam dari kuahnya.  Campuran hasil alam yang segar mengalahkan rasanya itu sendiri.

Gedung Dalam berada di kawasan Sukasari. Hampir semua orang Bogor tahu di mana letak Asinan Sedap. Setiap hari selalu ramai pembeli. Apalagi kalau akhir pekan, mobil dan bus besar sulit mendapatkan parkir. Jalanan sekitarnya juga macet. Pembeli sampai mengantre.

Walau sekarang Bogor memiliki banyak alterlatif oleh-oleh seperti berbagai kue bolu dan makanan, namun Monik mengaku tetap percaya pada kualitas rasa asinan racikannya. “Rasa tidak akan bohong. Pembeli pasti akan mencari yang paling enak dan asli. Kalau asinan ya kesini," ucap Monik.

Harga yang ditawarkan juga tidak mahal. Satu plastik asinan buah atau sayur harganya Rp 19.000. Untuk kuah campuran kacang Rp 22.000. Kalau mau satuan, pelanggan bisa juga membeli minuman manisan buah satuan seperti manisan mangga, pala, dan salak. Manisan ini dikemas di gelas plastik.

KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Manisan buah yang dijual di Asinan Sedap Gedung Dalam, Bogor.

Monik mengatakan, "Sekarang nyari buah susah. Dulu sih gampang. Tanah di kampung-kampung sudah banyak yang jadi perumahan sih. Makanya, harusnya pemerintah menggalakkan lagi menanam buah lokal”.

Jadi kalau ingin yang klasik dari Bogor, jangan lupa mampir ke Sukasari. Seperti kembali ke era 2 dekade silam, menikmati Asinan Sedap Gedung Dalam.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X