Kompas.com - 11/11/2014, 17:21 WIB
Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki berbagai nilai kelebihan. Bangunan yang didirikan Belanda pada 1920 itu sudah berkonstruksi tahan gempa. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOGedung Sate, Bandung, Jawa Barat, merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki berbagai nilai kelebihan. Bangunan yang didirikan Belanda pada 1920 itu sudah berkonstruksi tahan gempa.
|
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS.com – Pada Desember 2014, maskapai SilkAir kembali membuat gebrakan. Anak perusahaan Singapore Airlines tersebut akan membuka penerbangan Bandung-Singapura setiap hari.

“Sejak 11 Oktober 2011, kami membuka rute penerbangan Singapura-Bandung sebanyak tiga kali dalam seminggu yakni Selasa, Jumat, dan Minggu. Namun permintaan terus meningkat hingga akhirnya kami membuka penerbangan lima kali dalam sepekan. Dan selama Desember, kami buka setiap hari,” ujar Manager SilkAir Bandung, Zechariah Chai kepada wartawan pada Asia Afrika Tourism FAM Trip 2014 di Aston Primera Pasteur, Selasa (11/11/2014).

Chai menjelaskan, akhir tahun menjadi momen yang ditunggu para maskapai penerbangan. Karena pada akhir tahun terdapat libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya meningkatkan okupansi. Selain itu, penerbangan Desember ini menjadi uji coba atau acuan bagi SilkAir untuk menambah jumlah penerbangan secara permanen. "Rata-rata okupansi saat low season sekitar 50 persen hingga 70 persen. Dan Desember merupakan momen peak season," tuturnya.

Bandung, menurut Chai, menjadi salah satu daerah yang jadi bidikannya. Karena potensi pariwisata di Kota Kembang ini sangat besar. Banyak masyarakat Singapura berkunjung ke Parijs van Java ini untuk berbelanja, wisata kuliner, dan lainnya. Namun harus diakui Chai, persaingan penerbangan Singapura-Bandung sangat ketat. Karena itu diperlukan strategi bisnis yang bagus.

Meski persaingannya ketat, Chai optimistis bisa bersaing dengan kompetitor maskapai lokal maupun asing. Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar mencatat, wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jabar melalui Bandara Husein Sastranegara terhitung Januari-September 2014 mencapai 128.036 orang. Sebagian besar wisman berasal dari Malaysia dan Singapura.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.