Kompas.com - 15/11/2014, 09:08 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
NAMA Pulau Flores makin melambung di kalangan wisatawan mancanegara (wisman). Keunikan Kampung Waerebo, danau tiga warga Kelimutu membuat wisatawan dunia selalu tertarik untuk mengeksplore keindahan Flores, di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan Flores pada khususnya sudah terkenal dengan binatang Komodo yang masuk satu dari tujuh keajaiban dunia. Bahkan sudah diselenggarakan puncak Sail Komodo pada September 2013 lalu. Di balik ketenaran Komodo yang sudah masuk dalam daftar buku wisata dunia, masih ada keunikan lainnya yang tak kalah tenarnya di Flores Barat.

Keunikan lain yang terjadi di Flores Barat adalah di tiga Kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Manggarai memiliki keindahan air terjun.

Yang paling dicari oleh wisatawan asing dan domestik untuk mandi sambil menikmati keindahan alam dengan berwisata, di antaranya Air Terjun Cunca Rami, Cunca Wulang, dan Cunca Rede.

Air Terjun Cunca Rami

Dalam bahasa lokal orang Manggarai Raya, "Cunca" artinya air terjun dan "Rami" adalah hutan kecil dengan tumbuh-tumbuhan kecil. Jadi Cunca Rami adalah air terjun yang dikelilingi hutan kecil di kiri kanan airnya. Lokasi Cunca Rami berada di Kecamatan Sano Nggoang, tak jauh dari Werang, Ibu Kota Kecamatan Sano Nggoang.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Air Terjun Cunca Rami di Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Untuk menuju ke lokasi Cunca Rami, para pelancong bisa melewati dua arah dari Kota Labuan Bajo. Berwisata dengan mengendarai kendaraan roda dua dan empat dari Labuan Bajo menuju ke Bambor dan dari Bambor menuju ke Werang, kendaraan roda dua dan empat diparkir di Werang. Dari Werang, para pelancong menyusuri jalan setapak yang masih dipenuhi tumbuh-tumbuhan di kiri kanan jalan.

Setelah itu, wisatawan menyeberangi sebuah kali. Berjalan terus sampai di sebuah bendungan, dari bendungan menyeberangi sebuah kali lagi dan terus menyusuri keindahan alam dengan perpaduan suara burung pada pagi hari ataupun sore hari. Sesudah itu, kita berjalan sampai di sebuah kali dan menyeberangi lagi sampai di persawahan. Dari persawahan kita bisa melihat dan mendengarkan bunyi air terjun yang tertinggi di Manggarai Barat. Diperkirakan tinggi Air Terjun Cunca Rami setinggi 30 meter.

Dalam keadaan lelah, kita disegarkan dengan butiran-butiran air terjun yang sampai disekitar persawahan. Puncaknya, wisatawan bisa mandi di sungainya. Namun, kita tetap hati-hati saat mandi karena sungainya sangat dalam.

Arah yang satunya adalah dari Labuan Bajo bisa ditempuh 15 menit dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Kendaraan kita parkir di Kampung Melo. Dari Melo, kita melintasi perjalanan di tengah hutan Mbeliling yang sangat sejuk sambil mendengarkan suara burung endemik Flores yang masih hidup di hutan Mbeliling.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.