Kompas.com - 22/11/2014, 15:11 WIB
Wihara Dharmakaya di Jalan Siliwangi, kawasan pecinan Bogor. Awalnya merupakan tempat peristirahatan yang dibangun sebuah keluarga Tionghoa di Batavia. Dari puncak menara, yang bisa disetarakan dengan pagoda, tampak pemandangan Gunung Salak nan membiru. Agni MalaginaWihara Dharmakaya di Jalan Siliwangi, kawasan pecinan Bogor. Awalnya merupakan tempat peristirahatan yang dibangun sebuah keluarga Tionghoa di Batavia. Dari puncak menara, yang bisa disetarakan dengan pagoda, tampak pemandangan Gunung Salak nan membiru.
EditorNi Luh Made Pertiwi F

Memasuki ruang utama, pengunjung akan di sambut oleh Dewa Kuan Ong, sang dewa rejeki. Tak jauh darinya terdapat tangga naik ke pagoda. Tidak seperti pagoda lain yang beranak tangga 21 yang melambangkan kebaikan, jumlah anak tangga wihara ini hanya 19. Sesampainya di atas, kita akan menemui Dewa Langit, San Tian Ong. Dari ruangan kecil di ujung menara itu kita dapat menikmati pemandangan Gunung Salak.

Kembali ke ruang utama yang memajang altar Dewi Kwan Im yang berukir flora dan fauna; juga foto dari biksuni yang pernah mengabdi di wihara Kuan Im tersebut.

Kesan privat lebih terasa di vihara ini. Konon menurut cerita penjaga vihara tersebut, tempat itu lebih sering digunakan oleh keluarga para biksuni untuk beribadah. Namun pada saat sembahyang Imlek, Cap Gomeh dan ulang tahun Dewi Kwan Im, wihara ini akan ramai dikunjungi umat.

Di halaman samping dan belakang terdapat bangunan tambahan untuk klinik pengobatan yang dijembatani oleh taman kecil nan asri, ibarat berada di sebuah vila peristirahatan yang tenang.

Demikianlah kisah Vihara Dharmakaya yang dibangun dan berhiaskan simbol-simbol dalam tradisi Negeri Tirai Bambu yang telah mengakar di bumi Nusantara. (Agni Malagina, Sinolog FIB Universitas Indonesia/MYTh)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.