Kompas.com - 22/11/2014, 18:04 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F

"Minyak goreng yang terkumpul kemudian diolah di Universitas Negeri Yogyakarta menjadi biodiesel. Biodiesel yang dihasilkan juga sudah diujicobakan ke armada angkutan umum," katanya.

Ia menyebutkan sebanyak 80 hingga 90 persen bagian minyak jelantah dapat menghasilkan biodiesel.

"Untuk harga keenomian masih kami hitung dan diupayakan tidak lebih mahal dibanding harga solar non subsidi," katanya.

Biodiesel yang dihasilkan tersebut telah diujicobakan kepada 10 armada yang melayani trayek Yogyakarta-Kaliurang yang dikelola Koperasi Serba Usaha Ngandel.

"Uji coba sudah dilakukan selama hampir satu bulan. Hasilnya cukup bagus. Kendaraan lebih memiliki tenaga saat di tanjakan dan lebih hemat bahan bakar. Jika satu hari biasanya mengonsumsi 15 liter biosolar, maka dengan biodiesel hanya membutuhkan 12 liter," kata Ketua Koperasi Serba Usaha Ngandel Juriyanto Gawe.

Selama uji coba, bahan bakar tersebut masih diperoleh secara cuma-cuma, meskipun demikian ia tidak mempermasalahkan jika suatu hari nanti harus membelinya. "Harapannya, seluruh armada yang kami miliki, 55 unit, akan menggunakan bahan bakar biodiesel ini," katanya. (Eka Arifa Rusqiyati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.