Kompas.com - 24/11/2014, 10:07 WIB
Seorang wisatawan menikmati terumbu karang dengan 'snorkeling' atau selam dangkal yang terdapat di kawasan perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (26/6/2011). Pulau Pari merupakan bagian dari 12 pulau dari kelurahan Pari yang berpenghuni 789 jiwa dengan mata pencarian 90 persen sebagai nelayan. Pulau tersebut juga menawarkan potensi keindahan alam bahari seperti pantai pasir putih dan terumbu karang. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHISeorang wisatawan menikmati terumbu karang dengan 'snorkeling' atau selam dangkal yang terdapat di kawasan perairan Pulau Pari, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (26/6/2011). Pulau Pari merupakan bagian dari 12 pulau dari kelurahan Pari yang berpenghuni 789 jiwa dengan mata pencarian 90 persen sebagai nelayan. Pulau tersebut juga menawarkan potensi keindahan alam bahari seperti pantai pasir putih dan terumbu karang.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
JAKARTA, KOMPAS.com - Keelokan hamparan pasir dan aneka ragam terumbu karang di Kepulauan Seribu mampu menyedot wisatawan untuk berkunjung, apalagi jaraknya dekat dengan Ibu Kota Jakarta.

Kabupaten Kepulauan Seribu yang memiliki 110 pulau itu memang layak dikunjungi karena setiap pulau mempunyai karakteristik wisata yang berbeda walaupun semuanya menampilkan pesona pantai dan keindahan bawah lautnya.

"Keindahan itu membuat setiap minggu Kepulauan Seribu dikunjungi 37 ribu pelancong dalam dan luar negeri," kata Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Kepulauan Seribu Wasis Dibyono.

Ia mengatakan puluhan ribu turis itu tak lain hanya untuk menikmati berbagai pesona wisata bahari dan cagar alam serta budaya di kawasan setempat.

Wasis menyebutkan jumlah kunjungan wisata setiap tahun terus meningkat. Pada tahun 2013 tercatat sebanyak 1.138.900 orang dan pada tahun 2014 sampai akhir Oktober sudah tercatat 1.785.280 orang terdiri atas 1.773.026 wisatawan nusantara dan 12.254 orang wisatawan mancanegara. Diperkirakan hingga akhir tahun bisa mencapai dua juta orang sesuai target kunjungan wisata.

Para pelancong tidak perlu khawatir akan penginapan, sebab banyak tempat beristirahat di daerah itu. Kepulauan Seribu memiliki sebanyak 272 unit penginapan tersebar di tujuh pulau masing-masing Untung Jawa, Pramuka, Harapan, Kelapa, Tidung, Pari dan Lancang. Ada pula pulau yang tidak berpenghuni, namun tetap dikunjungi wisatawan untuk berkemah sambil menikmati keindahaan pantainya.

Selain itu ada juga tujuh pulau resort yakni Ayer, Bidadari, Kotok Bagian Tengah, Sepa, Putri, Macan dan Pelangi. Sektor pariwisata di Kabupaten Kepulauan Seribu yang terus berkembang setiap tahunnya itu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Wisatawan bermain kayak dan berenang di pantai Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Pulau ini kian dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari. Pada hari libur, pulau yang memiliki lebar sekitar 200 meter dan panjang hanya 5 kilometer, ini ramai dikunjungi wisatawan.
Peluang Investasi

Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu  membuka peluang cukup besar kepada semua investor dalam dan luar negeri untuk berinvestasi di daerah tersebut.

"Masih banyak potensi ekonomi seperti sektor wisata yang belum tergarap maksimal di Kepulaun Seribu dan ini merupakan peluang besar untuk investasi," kata Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin.

Halaman:


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.