Kompas.com - 25/11/2014, 09:06 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Sentra Kreatif Rakyat (SKR) adalah Program Pengembangan Ekonomi Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di bawah Direktorat Jenderal Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya yang bertujuan untuk mengembangkan wilayah-wilayah dengan potensi ekonomi kreatif melalui pengembangan produk-produk kreatif bercirikan lokalitas rakyat di wilayah tersebut.

Daerah-daerah percontohan Program SKR antara lain Kabupaten Batang dan Kabupaten Magelang di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Pacitan di Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara di Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Manggarai Barat di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Demikian dijelaskan, Niniek Dhiniyanti, Koordinator Program Sentra Kreatif Rakyat Manggarai Barat, Flores Barat, NTT kepada Kompas.com di Labuan Bajo, Sabtu (22/11/204).

Dhiniyanti mengatakan, kegiatan Program Pengembangan SKR di Manggarai Barat antara lain penelitian dan pengembangan motif-motif tradisional produk kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan peningkatan kapasitas teknik dan desain produk Tenun Songke Manggarai Barat, Batik, dan Produk Kayu.

Sebagai langkah publikasi kegiatan SKR dan promosi hasil karya kelompok SKR, diselenggarakan Pameran Sentra Kreatif Rakyat Manggarai Barat pada tanggal 22-24 November 2014 yang diikuti oleh 30 perajin dari Kecamatan Lembor, Lembor Selatan, Desa Komodo, Kota Labuan Bajo dan Kota Ruteng.

Di pameran ini, Lanjut Dhiniyanti, akan dipamerkan dan diperdagangkan produk-produk kreatif antara lain tas tenun songke, selendang tenun songke pewarna alam, tas dan kain batik pewarnaan alam dengan motif komodo dan biota laut, produk suvenir dari patung kayu, kain destar (ikat kepala) pewarna alam dengan motif rumah adat manggarai dan sawah lodok serta inovasi-inovasi desain produk batik, tenun dan kayu lainnya hasil karya kelompok SKR.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Tas bermotif songke
Penyelenggara juga mengadakan Workshop Batik untuk pengunjung pameran yang tertarik dengan teknik pembuatan batik dengan pewarna alam.

Koordinator Nasional Sentra Kreatif Rakyat, William Kwan kepada Kompas.com menjelaskan pameran tenun songke dan batik berwarna biota laut di Manggarai Barat untuk membangkitkan semangat penenun di Kabupaten Manggarai Barat. Banyak motif-motif yang unik dari tenun songke serta ukiran-ukiran kayu berbentuk binatang Komodo serta binatang Komodo dalam membatik. Selain itu ada kuliner khas Manggarai Barat.

"Kami berharap pameran ini menggairahkan penenun di Manggarai Barat untuk terus menenun di masa depan dengan perkembangan pariwisata yang semakin pesat," jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.