Kompas.com - 26/11/2014, 17:21 WIB
Warga keturunan Tionghoa mengikuti tradisi peringatan kedatangan Kongco Sam Poo Tay Djien atau dikenal sebagai Cheng Ho di kawasan Pecinan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2013). Diperkirakan pada abad XV, Laksamana Cheng Ho dengan armada baharinya mengarungi samudra untuk mengunjungi Asia dan Afrika. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAWarga keturunan Tionghoa mengikuti tradisi peringatan kedatangan Kongco Sam Poo Tay Djien atau dikenal sebagai Cheng Ho di kawasan Pecinan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/8/2013). Diperkirakan pada abad XV, Laksamana Cheng Ho dengan armada baharinya mengarungi samudra untuk mengunjungi Asia dan Afrika.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS — Upaya Pemerintah Indonesia menjalin kerja sama bilateral dengan Tiongkok semakin serius. Kini, pemerintah berencana membangun proyek wisata sejarah perjalanan dan budaya terkait masuknya orang Tiongkok ke Indonesia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengemukakan hal itu seusai berkunjung ke kediaman Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xie Feng, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

”Indonesia memiliki sejarah hubungan baik dengan Tiongkok sehingga proyek ini bisa dikatakan sebagai pertukaran budaya,” ujarnya.

Arief mengungkapkan, Laksamana Cheng-ho, pelaut dari zaman Dinasti Ming, berlayar ke Indonesia, termasuk mengunjungi Jawa dan Sumatera. ”Dengan latar belakang itu, kami akan mengembangkan wisata tematik jalur pelayaran Cheng-ho di Indonesia,” ujarnya.

Wisata tematik itu mengambil rute Palembang, Batam, Bangka-Belitung, Jakarta, Cirebon, Semarang, dan Surabaya.

Arief menambahkan, guna mendukung paket wisata jelajah ekspedisi Cheng-ho, Indonesia dan Tiongkok akan merevitalisasi sejumlah bangunan. Bangunan itu di antaranya Kelenteng Sam Poo Khong (Semarang) dan Taman Filosofi di Tiongkok.

Seusai pertemuan yang berlangsung satu jam itu, Duta Besar Tingkok untuk Indonesia Xie Feng kepada wartawan menyampaikan, pihaknya menyambut baik tawaran kerja sama itu.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata, jumlah wisatawan Tiongkok yang datang ke Indonesia terus meningkat. Pada 2007, jumlahnya 230.476 orang dan meningkat menjadi 807.429 orang pada 2013.

DOK INDONESIA.TRAVEL Klenteng Gedong Batu atau Sam Po Kong di Semarang, Jateng, adalah sebuah petilasan dari tempat persinggahan dan pendaratan pertama Laksamana Cheng Ho.
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Wisata Kementerian Pariwisata Fransisca Nina mengatakan, meningkatnya jumlah wisatawan Tiongkok itu harus dilihat sebagai peluang.

Menurut Arief, wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Indonesia ditargetkan 1 juta orang pada 2015. Apalagi, ada rencana pembebasan visa kunjungan singkat bagi warga negara Tiongkok ke Indonesia.

Senior Manager Public Relation Garuda Indonesia Ikhsan Rosan menyambut baik kerja sama Indonesia-Tiongkok itu. (MED)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Homestay di Labuan Bajo Fokus Tingkatkan Kualitas Jelang G20

Travel Update
Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Blue Pass untuk Turis Travel Bubble Bisa Lacak Kontak Erat Covid-19

Travel Update
Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Artotel Thamrin-Jakarta Tawarkan Sensasi Staycation Bertema Singapura

Travel Update
Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Hari Kelima Travel Bubble Singapura-Indonesia, Turis Asing Masih Sepi

Travel Update
Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Studio Ghibli akan Buka Ghibli Park di Jepang pada November 2022

Travel Update
Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Jangan Lakukan 3 Kesalahan Umum Ini Saat Bikin Paspor via M-Paspor

Travel Tips
8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

8 Pecinan di Indonesia yang Penuh Sejarah

Jalan Jalan
Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Cara Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi Setelah Daftar via M-Paspor

Travel Tips
Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Turis Asing Boleh Masuk Abu Dhabi, Uni Emirat Arab Tanpa Booster Vaksin

Travel Update
Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Autograph Tower, Gedung Tertinggi di Indonesia yang Hampir Rampung

Jalan Jalan
Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Rute ke Puncak Argopura Ketep Pass dari Kota Magelang, Cuma 1 Jam

Travel Tips
Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Rute ke Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Dekat Pusat Kota

Travel Tips
Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Wisata Gunung Batur Bali, Bisa Makan Telur yang Dimasak dari Panas Bumi

Jalan Jalan
Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Cara Bayar Paspor di M-Paspor via ATM, M-Banking, dan Internet Banking

Travel Tips
Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.