Kompas.com - 27/11/2014, 10:46 WIB
Pemandangan Pantai Maratua. Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar di Indonesia.

KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOPemandangan Pantai Maratua. Pulau Maratua adalah salah satu pulau terluar di Indonesia.
|
EditorI Made Asdhiana

Doris adalah pemimpin rombongan perjalanan singkat di pulau itu. Dia adalah tim Pusat Data Informasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di mana menterinya menjadi sorotan atas kinerja, Susi Pudjiastuti.

Bagaimana bukan surga namanya. Survei 2003 menunjukkan ada 206 spesies terumbu karang di perairan Maratua. Kondisi itu jadi ekosistem bagi 257 spesien ikan karang. Jenis terumbu karang di perairan Maratua juga hanya tumbuh di kedalaman di atas 17 meter di bawah permukaan laut. Sementara, sisanya hanya berupa pasir putih. Ikan yang hidup di perairan itu kebanyakan ikan hias dengan warna dan corak menarik perhatian mata. Misalnya ikan badut (Amphiprion accoelaris dan A, clarki), ikan ikan betok (Chromis, Cinerascens, C, viridis, C, weberi), ikan kakaktua (Scarus ghobban), ikan layaran (Heniochus acuminatus) dan lain-lain.

"Makanya di perairan pulau ini menjadi titik snorkeling dan diving favorit turis lokal atau mancanegara," ujar Doris.

Selain ikan hias, banyak juga ikan yang dapat dikonsumsi, misalnya ikan kerapu (Chomileptes altivelis, Ephinephelus fuscoguttatus), ikan kakap (Luiyanus decussatus), ikan baronang (Siganus coralinus, S. dolainus), ikan ekor kuning (Caesio kuning) dan lainnya.

Doris melanjutkan, pulau itu memiliki sistem pertahanan alamiah, yakni dengan tumbuhan mangrove. Dari total luas pulau, Ekosistem mangrove dan vegetasi pantai lainnya yang ada di Pulau Maratua seluas 369 hektare dan dikategorikan dalam kondisi relatif baik. Seluas itu ditumbuhi 16 spesies mangrove yang mampu hidup dalam segala jenis tanah.

Menyusut di Era SBY

Direktur Konservasi KKP Agus Darmawan menyebutkan, tahun 2004, pihaknya telah mengusulkan perairan Berau, Pulau Maratua dan area laut salah satunya, untuk menjadi kawasan konservasi. Saat dideklarasikan 2005, luas wilayah konservasi mencapai 1,2 juta hektare. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat meluncurkan wilayah konservasi itu tahun 2006.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi di perjalanan rupanya ada penyesuaian. Tidak semua 1,2 juta hektare itu dijadikan konservasi, pemerintah menyesuaikan dengan kegiatan ekonomi masyarakat setempat yang juga ingin mencari ikan," ujar Agus.

Tahun 2013, luas wilayah konservasi pun menyusut hingga menjadi hanya 285 ribu hektare saja. Penyusutan itu, lanjut Agus, dengan memberikan sosialisasi yang kuat pada masyarakat untuk mencari ikan hanya dengan cara tradisional, bukan menggunakan pukat raksasa, bom atau racun ikan. Dengan demikian, nelayan tetap bisa mencari ikan, kelestarian biota laut tetap terjaga.

Aksebilitas

Segala keindahan itu memang tidak dapat dinikmati dengan mudah dan murah. Akses ke pulau itu cukup sulit dan mahal. Dari Kota Balikpapan, anda harus terbang ke Tanjung Redeb terlebih dahulu dengan waktu tempuh 1 jam. Dari sana, anda dapat langsung ke Pulau Maratua dengan menggunakan speedboat yang disewakan. Anda melewati Sungai Senggah kemudian tembus ke laut Berau.

Di muara, dikabarkan masih terdapat banyak buaya. Jika anda tidak mau berlama-lama di air, dari Tanjung Redeb anda bisa menempuh jalur darat ke Tanjung Batu selama sekitar 2,5 jam. Banyak yang menyewakan mobil di Tanjung Redeb. Dari Tanjung Batu, dilanjutkan ke Pulau Maratua dengan melalui jalur laut. Waktu tempuhnya sekitar 1,5 jam, tergantung cuaca.

Perjalanan Kompas.com dan rombongan di pulau tersebut tidak lama. Hanya sekitar dua jam saja. Kami hanya berfoto dan makan siang sekaligus mengobrol dengan penduduk setempat. Meski hanya menjejakkan kaki, pengalaman di pulau terluar itu sungguh luar biasa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X