Kompas.com - 02/12/2014, 17:54 WIB
Wisatawan lokal dan mancanegara memadati lokasi wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/2/2012). Bandung Selatan memiliki potensi wisata yang besar, namun tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai, termasuk lokasi Kawah Putih tersebut. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Wisatawan lokal dan mancanegara memadati lokasi wisata Kawah Putih di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (26/2/2012). Bandung Selatan memiliki potensi wisata yang besar, namun tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai, termasuk lokasi Kawah Putih tersebut.
EditorI Made Asdhiana
BANDUNG, KOMPAS.com - Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Jawa Barat, Cecep Rukmana mengatakan target mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 harus dibarengi dengan peningkatan fasilitas layanan dan infrastruktur pariwisata yang memadai.

"Bila komitmen pembangunan infrastruktur pariwisata tidak digenjot dan diperbaiki, sulit untuk merealisasikan 20 juta wisatawan mancanegara dalam lima tahun ke depan. Perlu ada lompatan dan bukan tahapan lagi," kata Cecep di Bandung, Selasa (2/12/2014).

Menurut Cecep, perlu ada komitmen, terobosan, iklim yang mendukung dan memungkinkan meningkatkan kunjungan wisata mancanegara ke tanah air.

Selama ini berbagai keluhan yang dilontarkan insan pariwisata sudah lama disampaikan, namun belum ada langkah-langkah yang signifikan dari pemerintah.

"Di Jabar misalnya sejumlah biro perjalanan wisata seringkali mengeluhkan infrastrukur, terutama jalan menuju obyek wisata. Kondisi infrastruktur yang kurang menunjang seringkali menyebabkan wisman komplain karena macet sehingga lebih banyak waktu yang dihabiskan untuk perjalanan dari pada di obyek wisata," katanya.

KOMPAS/MAWAR KUSUMA WULAN Berselancar di Sungai Ciwidey di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Keluhan terakhir, lanjut Cecep, naiknya tarif masuk sejumlah obyek wisata di Jabar dan sejumlah obyek wisata di tanah air yang sangat tinggi. Salah satunya tarif masuk ke Tangkuban Parahu telah dinaikkan dari Rp 75.000 menjadi Rp 200.000 pada hari biasa dan Rp 300.000 pada hari libur.

Bahkan kenaikkan tarif ini menjadi perhatian biro perjalanan wisata di Malaysia yang merespon dengan negatif, sehingga mereka tidak mencantumkan Tangkuban Parahu dalam daftar paket wisata yang mereka jual.

"Reaksi dari biro perjalanan Malaysia ini merupakan laporan resmi dari kantor perwakilan BPPD Jabar di Kuala Lumpur Malaysia," kata Direktur Eksekutif BPPD Jabar, Hilwan Saleh.

Dampak kenaikkan tarif masuk sejumlah obyek wisata itu menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi para tour operator yang telah melakukan kontrak dengan para tour operator luar negeri untuk tahun depan.

Bila satu tour operator membawa rombongan ke sejumlah obyek wisata alam yang tarifnya dinaikkan, maka kerugiannya bisa dihitung dan cukup besar.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu, Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2012). Gunung yang tumbuh dalam Kaldera Sunda 90.000 tahun lalu memiliki tiga kawah, yakni Panguyangan Badak yang berumur 90.000-40.000 tahun lalu, Kawah Upas yang berumur 40.000-10.000 tahun lalu, dan Kawah Ratu, 10.000 tahun lalu sampai sekarang.
Sebagai contoh, menurut Hilwan, bila sebuah tour operator membawa 20 wisman ke tiga obyek wisata alam yang tarifnya dinaikkan, kerugiannya kalikan saja dua puluh, kali jumlah obyek wisata yang dikunjungi, kali selisih kenaikkan tarif. "Itu untuk satu paket satu rombongan. Bila sudah teken kontrak lima atau sepuluh rombongan? Nomboknya tambah besar," katanya.

Cecep Rukmana mengatakan, BPPD Jabar yang bertugas mempromosikan Jabar sangat berkepentingan menyampaikan berbagai keluhan dan harapan insan pariwisata di Jabar ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata.

"Sia-sia kita promosi ke berbagai negara bila obyek wisata yang kita promosikan tidak bisa dinikmati atau membuat kapok wisman karena pelayanan, infrastruktur, dan sejenisnya. Kami akan sampaikan dalam Rakor Pemasaran Pariwisata yang digelar Kementerian Pariwisata di Jakarta hari ini," tambah Cecep.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

5 Kafe Unik di Tangerang untuk Dikunjungi saat Libur Lebaran

Jalan Jalan
Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Pantai di Gunungkidul dan Bantul Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran

Travel Update
5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

5 Tempat Nongkrong Santai di Bogor, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Travel Update
Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Wisata Ciwidey dan Sekitarnya Ditutup karena Pengunjung Membludak

Travel Update
Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Semakin Diminati, Kemenparekraf Gencar Promosi Desa Wisata

Travel Update
Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Kemenpar Genjot Sektor Ekonomi Kreatif melalui #BeliKreatifLokal

Travel Update
Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Daftar Wisata Jakarta yang Tutup Sementara Selama Libur Lebaran 2021

Travel Update
Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pantai Pasir Padi Pangkalpinang Tutup, Ratusan Kendaraan Diminta Putar Balik

Travel Update
Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reservasi Ulang Wisata TMII yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Cara Refund dan Reschedule Tiket ke Ancol yang Tutup Sementara

Travel Update
Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Cara Reschedule Wisata Taman Margasatwa Ragunan yang Buka Lagi 18 Mei 2021

Travel Update
TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

TMII Akhirnya Tutup Sementara Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Ancol Perpanjang Masa Penutupan Kawasan Wisata Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba

Travel Update
Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Wisata Ragunan Akhirnya Tutup Sementara Mulai 16 Mei 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X