Kompas.com - 03/12/2014, 19:17 WIB
Shuttle wisata Jeron Beteng Si Thole masih berada di taman parkir Ngabean, setelah selesai proses cutting sticker, Rabu (26/11/2014). TRIBUN JOGJA/THERESIA ANDAYANIShuttle wisata Jeron Beteng Si Thole masih berada di taman parkir Ngabean, setelah selesai proses cutting sticker, Rabu (26/11/2014).
EditorI Made Asdhiana
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kendaraan wisata "Si Thole" yang melayani wisatawan menuju sejumlah obyek wisata di kasawan Keraton Yogyakarta hingga saat ini masih menggunakan pelat hitam meskipun status kendaraan tersebut angkutan umum.

"Kami sudah melakukan pengurusan pelat kuning. Tidak lama lagi, pelat kuningnya sudah jadi dan akan segera kami pasang," kata Penanggung Jawab Kendaraan Wisata Si Thole, Hamam Arif Romas di Yogyakarta, Rabu (3/12/2014).

Menurut Hamam, operator kendaraan wisata melakukan pengurusan pelat kuning dan kartu trayek angkutan sesuai dengan prosedur yang berlaku, tanpa ada bantuan dari pihak lain. "Tidak ada percepatan dalam pengurusan. Semua surat-surat administrasi kendaraan wisata dilengkapi dan diurus sesuai aturan yang ada," katanya.

Sedangkan untuk kartu trayek angkutan, Hamam menjelaskan bahwa operator sudah memperoleh dua kartu trayek sesuai dengan rute kendaraan wisata tersebut.

Kendaraan wisata "Si Thole" melayani dua rute yaitu Parkir Ngabean-Keraton Yogyakarta-Magangan atau Sompilan-Taman Sari dan kembali ke Parkir Ngabean.

Rute lainnya adalah dari Parkir Ngabean-Keraton Yogyakarta-Taman Pintar atau Taman Parkir Senopati-Titik Nol Kilometer-Malioboro dan kembali ke Parkir Ngabean. Harga tiket untuk sekali jalan adalah Rp 5.000 per wisatawan atau tiket terusan untuk tiga titik pemberhentian dengan harga Rp 10.000.

Sejak diluncurkan untuk pra uji coba pada 28 November, Hamam mengatakan, wisatawan yang menggunakan "Si Thole" sudah cukup banyak antara 70 hingga 100 wisatawan per hari.

Operator menyiapkan lima unit kendaraan wisata untuk melayani wisatawan sejak pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB. "Tidak ada penetapan kendaraan untuk melayani rute tertentu. Kami melayani wisatawan sesuai kebutuhan di lapangan," katanya.

Pada pagi hingga siang hari, lebih banyak wisatawan menuju keraton, sedangkan pada sore hingga malam hari lebih banyak menuju Malioboro.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Hario Yudho mengatakan, pengurusan kartu trayek untuk kendaraan wisata tersebut dilakukan di dinas. "Proses pengurusan tidak membutuhkan waktu lama karena trayek kendaraan wisata itu hanya di Kota Yogyakarta, tidak ke kota lain," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

22 Negara Ini Masuk Daftar Risiko Tertinggi untuk Perjalanan akibat Covid-19

Travel Update
PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

PBB Prediksi Pariwisata Internasional Belum Akan Pulih hingga 2024

Travel Update
Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Ini Usia Minimal Bayi yang Boleh Naik Pesawat Menurut Dokter

Travel Tips
Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Water Blow di Nusa Dua Bali Kembali Dibuka untuk Turis

Travel Update
Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Catat, 5 Tips agar Barang Tidak Ketinggalan Saat Check-Out Hotel

Travel Tips
Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Lion Air Akan Layani Rute Manokwari-Jayapura PP, Harga Mulai Rp 484.300

Travel Update
10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

10 Kafe Instagramable Dago Bandung, Bisa untuk Nongkrong dan Kerja

Jalan Jalan
Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Sering Dilakukan, 16 Kesalahan Mengemas Barang di Koper Saat Liburan

Travel Tips
Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Rute Menuju Ngopi di Sawah Bogor, Dekat Gerbang Tol Ciawi

Jalan Jalan
7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

7 Tempat Makan dengan View Laut di Jakarta, Cocok untuk Lihat Sunset

Jalan Jalan
Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Obelix Hills, Wisata Selfie Kekinian dengan View Keren di Yogyakarta

Jalan Jalan
Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Water Blow Peninsula Nusa Dua Kembali Buka untuk Umum, Segini Tiketnya

Travel Update
Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Indonesia dan Kamboja Lanjutkan Kerja Sama Bidang Pariwisata, Ini 6 Fokusnya

Travel Update
Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Promo Wisata Garuda Indonesia ke 5 Destinasi Super Prioritas

Travel Promo
Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Tren Wisata pada Tahun Macan Air, Ini Penjelasannya Menurut Feng Shui

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.