Perjalanan ke Desa Baduy

Kompas.com - 04/12/2014, 18:04 WIB
Ricky Martin/Kidnesia Perjalanan ke Desa Baduy
MELAKUKAN perjalanan ke Desa Baduy tidak mudah. Fisik harus kuat dan kita tak mudah menyerah. Desa Baduy biasa juga disebut Desa Kanekes. Letaknya di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten .

Desa Baduy terletak di daerah perbukitan. Untuk mencapai ke sana kita bisa menuju terminal Ciboleger. Bisa juga naik kendaraan pribadi tapi begitu sampai di Ciboleger dapat ditipkan pada orang yang mengelola penitipan kendaraan di sana.

Kampung Balingbing

Kampung Balingbing letaknya sekitar 45 menit dari terminal Ciboleger. Pemandangannya masih alami dan dikelilingi bukit. Desa Baduy adalah desa yang besar dan terbagi atas dua kelompok, Baduy Dalam dan Baduy Besar.

Baduy Dalam dikenal sangat ketat menjaga adat sedangkan Baduy Luar lebih terbuka dengan pengaruh budaya luar. Di Baduy, kita bisa memilih akan menginap di kampung apa saja. yang penting, harus melapor dulu pada Jaro atau kepala desa.

Akan lebih baik jika kita sudah menghubungi salah satu orang Baduy terlebih dahulu. Jadi, kita tidak akan jatuh ke tangan sembarang pemandu wisata. Kita dapat mencari informasinya di internet atau dari cerita orang-orang yang pernah berkunjung ke sana. Desa Baduy terluar yang dekat dengan Ciboleger adalah Kampung Kadukutek, hanya sekitar 5 menit untuk tiba di sini.

Desa Baduy

Tapi, lebih asyik jika menginap di Kampung Balingbing karena suasananya benar-benar alami. Kita harus menyusuri jalanan setapak yang hampir selalu menanjak atau menurun dengan cukup curam.

Untung orang Baduy menanam banyak batu besar di sepanjang jalan agar lebih mudah dilalui. Saat hujan, jalanan ini licin dan becek. Oleh karena itu sebaiknya mengenakan sandal gunung atau sepatu anti selip.

Semakin masuk ke wilayah Baduy, kita akan menjumpai pemandangan yang alami. Rasa ngos-ngosan pun terbayar  begitu melihat ladang-ladang dan hutan di Kampung Balingbing.

Kalau kita menginap semalam, kita juga akan merasakan kehidupan serba tradisional seperti zaman dulu. Makan seadanya, mandi di sungai dan menghirup udara segar. Hidup tanpa listrik, tanpa barang elektronik. benar-benar unik. (Joko/Potneg/Annisa/Kidnesia/Foto: Ricky Martin)

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorNi Luh Made Pertiwi F
SumberKidnesia
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X