Kompas.com - 05/12/2014, 10:23 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
KAMPUNG Cecer, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Flores Barat, Nusa Tenggara Timur yang terletak di kawasan bentang alam Mbeliling sebagai pusat atraksi budaya. Pusat budaya Tarian Caci dan Kerangkuk Alu ada di kampung tersebut. Keunikan Tarian Caci dan Kerangkuk Alu sangat memikat turis asing dan domestik.

Bahkan, Kampung Cecer memikat Pangeran Denmark untuk menyaksikan atraksi unik tarian khas Manggarai Raya. Kampung Cecer yang terletak dibawah Gunung Mbeliling sudah sangat terkenal di seluruh dunia dengan berbagai atraksi budaya yang unik.

Di Kampung ini, wisatawan dapat menyaksikan pementasan Tarian Caci, Tarian Ndundu Ndake yang sudah masuk Rekor Muri 2012 dengan menampilkan 1.000 penari di Lapangan Upacara Labuan Bajo dan juga tarian Kerangkuk Alu.

Tarian Kerangkuk Alu merupakan tarian adu ketangkasan saat menari sambil melompat di tengah-tengah dua buah kayu bulat sambil digoyang oleh para penari lainnya. Jikalau penari salah melompat maka tulang kering bisa patah terkena gesekan kayu bulat yang secara terus menerus digoyangkan. Hanya kaum perempuan dan kaum laki-laki yang terlatih dapat melewati lubang kecil di tengah dua kayu yang dipegang pada penari.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Turis Denmark mencoba Tarian Kerangkuk Alu di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Tarian Kerangkuk Alu ini yang selalu diminati wisatawan asing dan domestik untuk ikut menari sambil menguji ketangkasan dalam melompat.

Tarian Kerangkuk Alu sangat berbeda dengan Tarian Ndundu Ndake. Biasanya Tarian Kerangkuk Alu ditampilkan pada malam hari saat bulan terang. Tapi, akhir-akhir ini tarian ini selalu dipentaskan kepada tamu asing dan kunjungan para menteri di wilayah Manggarai Barat.

Tarian Kerangkuk Alu dipentaskan oleh kaum laki-laki dan kaum perempuan sementara Tarian Ndundu Ndake hanya dipentaskan oleh kaum perempuan.

Satu-satunya kampung di Kabupaten Manggarai Barat yang terletak  di bukit menjadi pusat atraksi budaya di Manggarai Barat adalah Kampung Cecer. Selama ini turis asing dan domestik yang secara rombongan berkunjung ke Taman Nasional Komodo juga memiliki paket perjalanan wisata ke Kampung Cecer.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Para pemukul gong mengiringi Tarian Caci di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pada biro perjalanan di Kota Labuan Bajo, di Pulau Bali, bahkan di kalender event internasional selalu menawarkan paket wisata ke Kampung Cecer untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya yang masih asli.

Turis asing dari berbagai negara serta wisatawan domestik memiliki perjalanan wisata utama ke Taman Nasional Komodo. Turis ke Taman Nasional Komodo untuk melihat dari dekat binatang Komodo yang sudah masuk dalam tujuh keajaiban dunia baru. Selain itu, turis ke Taman Nasional Komodo untuk menyelam melihat keunikan dan keindahan bawah laut yang sudah sangat terkenal. Tercatat pada peta pariwisata Kabupaten Manggarai Barat ada 13 dive operator yang selalu melayani wisata bawah laut di dalam kawasan Taman Nasional Komodo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Travel Update
Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Travel Tips
Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang karya Nelayan Lokal

Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang karya Nelayan Lokal

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Mahal, Ini Solusi Menparekraf Sandiaga

Tiket Pesawat Mahal, Ini Solusi Menparekraf Sandiaga

Travel Update
Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Ancol Tutup 4 Juni 2022, Kecuali bagi Pemegang Tiket Formula E

Travel Update
Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Sandiaga: Diharapkan Wisata Monas Buka Lagi 2 Minggu ke Depan

Travel Update
Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Sandiaga Minta Tempat Wisata Wajibkan Pakai Masker Jika Ada Kerumunan

Travel Update
Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Panduan ke Taman Gandrung Terakota, Biaya Paket Wisata dan Penginapan

Jalan Jalan
Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Tes Covid-19 Tak Lagi Jadi Syarat Perjalanan, Sandiaga Ingatkan Hal Ini

Travel Update
Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Rute menuju Taman Gandrung Terakota, 35 Menit dari Banyuwangi Kota

Jalan Jalan
Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary Sehari di Alas Purwo Banyuwangi, Lepas dari Kesan Mistis 

Itinerary
Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Jangan Lupakan 10 Hal Penting Ini Saat Beli Bantal Leher Pesawat

Travel Tips
5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

5 Tips Wisata ke Air Terjun Kapas Biru Lumajang, Jangan Kesorean

Travel Tips
Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Panduan ke Plunyon Kalikuning, Tempat Syuting KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

6 Negara dengan Garis Pantai Terpanjang di Dunia, Indonesia Nomor 2

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.