Kompas.com - 07/12/2014, 09:48 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Para penari Vera pada umumnya berpakaian putih, baik untuk kaum laki-laki maupun perempuan. Entah pada upacara "ngua" atau kenduri tetap memakai pakaian berwarna putih. Namun, kini sudah bervariasi yaitu pakaian berwarna putih untuk laki-lakinya dan baju berwarna pink bagi penari perempuan ditambahkan dengan selendang dan kain Songke.

Selain itu, penari laki-laki memakai topi dan penari perempuan memakai ‘Neo Weti’ atau keranjang kecil yang terbuat dari daun lontar muda ditaruh di kepala.

Gerakan Tarian Vera
      
Penari perempuan dan laki-laki menari searah dengan membentuk sebuah lingkaran. Kedua, penari kaum perempuan dan laki-laki berjejeran sambil berlari-lari dengan saling memegang tangan. Saat saling pegang tangan tidak boleh lepas. Sebelum Tarian Vera dipentaskan, terlebih dahulu peserta menari Mbata yang dipadukan dengan musik gong dan gendang. Sementara pada tarian Vera tidak dibunyikan gong dan gendang melainkan seseorang memimpin dalam bentuk lingkaran sambil menyanyikan lagu-lagu daerah dengan penuh semangat.

Biasanya tarian Vera dilaksanakan pada malam hari selama semalam suntuk sementara tarian Vera pada siang hari dipentaskan pada puncak acara "Wela Kamba" atau bunuh kerbau. Kornelia sekaligus Ketua Kelompok Kerajinan Tangan "Rebo Ndii" menjelaskan, pada upacara kenduri, tarian Vera dipentaskan searah yaitu ke arah kiri dan menarinya selama tujuh kali dalam sebuah lingkaran besar.

“Tahun 1986, saat puncak Kenduri orangtua, Gabriel Inge dengan Marta Jaja dipentaskan tarian Vera dengan ‘Wela Kamba’ sebanyak tujuh ekor serta tahun 2013 lalu digelar lagi Tarian Vera saat acara upacara 'ngua' atau kenduri kakak saya dengan membunuh satu ekor kerbau,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa asal usul keturunan orang Manggarai sangat bervariasi, seperti di wilayah Kolang berasal dari Minangkabau, wilayah Cibal juga dari Minangkabau, wilayah Todo dan sekitarnya nenek moyangnya berasal dari Gowa bercampur dengan Minangkabau sedangkan beberapa suku kecil di Manggarai Raya ada yang berasal dari keturunan Belu.
      

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Tari Vera saat mengantar tamu di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Agustinus Nggose, seorang tokoh masyarakat di Manggarai Timur menjelaskan, nenek moyang Suku Nggai berasal dari Belu. Dikisahkan Agustinus, sesuai yang dituturkan nenek moyang mereka, orang Belu berlayar menuju ke Aimere lanjut berjalan ke wilayah Rajong, Wukir di Elar Selatan. Dari situ menuju ke Watu Tonda dengan membentuk sebuah kampung. Kemudian pindah lagi ke Kampung Munde, Desa Komba hingga saat ini.

"Jadi asal usul nenek moyang orang Manggarai Raya sangat bervariasi dari seluruh Nusantara. Untuk itu tariannya juga bervariasi di berbagai wilayah di Manggarai Raya walaupun satu kesatuan budaya,” jelasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Keris dari Desa Aeng Tong-tong Jadi Suvenir Side Event G20

Travel Update
Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Panduan Naik Bus Wisata Transjakarta, Rute hingga Jam Operasional

Jalan Jalan
Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Singapore Tourism Board Kerja Sama dengan Traveloka dan Trans Digital Media

Travel Update
Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Pesona Castello Brown, Tempat Kourtney Kardashian dan Travis Barker Menikah

Jalan Jalan
Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Panduan Wisata ke Bangsring Underwater Banyuwangi, Masuk Cuma Rp 5.000

Jalan Jalan
Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Scoot Sediakan Rute ke Jeju Korea Selatan, Harga Mulai Rp 4 Jutaan

Travel Update
Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Tempat Foto Pre-wedding Maudy Ayunda, Ini Pesona Bukit Wairinding di Sumba

Jalan Jalan
Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Mesut Özil ke Indonesia, Sandiaga Harapkan Ini untuk Pariwisata

Travel Update
Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Sandiaga: Viralnya Rowo Bayu Bisa Bantu Kembangkan Wisata Banyuwangi

Travel Update
Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.