Kompas.com - 11/12/2014, 10:28 WIB
EditorI Made Asdhiana
SEMINYAK, KOMPAS.com - Menamai tempat usaha harus dipikirkan matang-matang. Bisa diambil dari menu andalan, tempat kelahiran atau nama si pemilik itu sendiri.

Hal itu pun setidaknya yang dilakukan pemilik Warung Jado di Jalan Batu Belig No 2, Seminyak, Bali. “Jado, adalah kepanjangan Jawa–Manado. Owner-nya, Sheila yang orang Jawa, dan saya orang Manado,” ujar Shendy Lavinia, pemilik Jado Warung.

Karena itulah, mereka berdua, menamakan warung makan miliknya ini, dengan sebutan Jado.

Konsep Jawa sendiri lebih ditekankan pada interior warung. Begitu memasuki Warung Jado, akan tampak wayang serta berbagai kain batik yang menghiasi dinding tempat ini.

Memperkental kesan tradisional, Warung Jado juga menerapkan gerobak yang tampak di area dalam. Mengambil konsep warung, menurut Shendy tujuannya adalah agar bisa dikunjungi semua kalangan.

Untuk konsep Manado, dapat dinikmati dari berbagai hidangan yang ditawarkan Warung Jado. Menu-menu Manado yang kaya akan cita rasa, akan menggoyang lidah para pengunjung warung ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.